Asrama Mahasiswa Bima Di Kota Malang Direnovasi Menggunakan Uang Mahasiswa
Cari Berita

Advertisement

Asrama Mahasiswa Bima Di Kota Malang Direnovasi Menggunakan Uang Mahasiswa

Sabtu, 28 April 2018

Foto : Suasana perbaikan atap Asrama mahasiswa Bima di Kota Malang oleh beberapa mahasiswa penghuni Asrama.
Indikatorbima.com - Tidak kuat menunggu bantuan dari pemerintah daerah, Asrama mahasiswa Bima di Kota Malang tepatnya di Jl. Kawi Atas, Gang 6, No. 1002, Kelurahan Bareng Kulon, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Akhirnya direnovasi. Renovasi tersebut terpaksa dilakukan oleh mahasiswa dengan menggunakan anggaran hasil dari iuran, Sabtu (28/04/18).

7 orang mahasiswa penghuni Asrama harus menyisihkan uang untuk memperbaiki asrama. Uang yang seharusnya bisa digunakan untuk membeli buku, ongkos kuliah atau digunakan untuk sekedar membeli lauk pauk demi bertahan hidup ditanah orang akhirnya harus dikumpulkan menjadi iuran bersama. Padahal jika pemerintah daerah perduli, uang milik mahasiswa tidak perlu digunakan untuk memperbaiki Asrama yang menjadi tanggungjawab pemerintah daerah.

"Cara yang tepat adalah kami harus rela menyisihkan uang belanja demi keselamatan panghuni asrama itu sendiri," ujar Iswadin selaku ketua Asrama kepada Indikator Bima

Meski sudah melakukan iuran, tetap saja anggaran tersebut tidak cukup untuk membayar tukang untuk mengerjakan perbaikan Asrama. Hingga akhirnya, para mahasiswa tersebut terpaksa mengerjakan perbaikan asrama menggunakan tenaga dan kemampuan mereka sendiri. Yang diperbaiki pun sesuai dengan kemampuan dana saja, yaitu mengganti kayu penyanggah genteng.

"Hasil kesepakatan semua penghuni asrama agar dilakukan perbaikan sesuai kemampuan iuran penghuni asrama ditambah dengan uang sisa iuran listrik setiap bulan," katanya.

"Kondisi kayu seperti reng yang patah karena sudah lapuk sehingga ada beberapa genteng yang jatuh," tambahnya.

Lebih lanjut Iswadin menjelaskan, bahwa mahasiswa sudah kehilangan harapan terhadap bantuan dari Pemerintah Daerah. Padahal, mahasiswa penghuni Asrama pernah mengirim proposal permohonan bantuan kepada Pemerintah Daerah sedikitnya 4 kali sejak tahun 2015 silam.

"Tentang bantuan dari pemerintah kami sudah tidak punya harapan lagi sebab dua tahun terakhir proposal yang saya kirim belum ada tanggapan dari pemerintah," tuturnya.

"Proposal permohonan anggaran perbaikan asrama seingat saya sudah 4 kali. Saya rasa menunggu atau tidak bantuan dari pemerintah hasilnya sama saja," tutup Iswadin.

Asrama Mahasiswa Bima di Kota Malang tersebut memiliki 8 kamar, 1 ruang dapur, 1 kamar mandi, dan ruang tamu yang luasnya sekitar 4×3 Meter. Namun, kondisinya sangat memprihatinkan. Dari 8 kamar yang ada, hanya 3 kamar yang bisa digunakan. Sementara 5 kamar lainnya tidak layak huni karna atapnya yang bocor, pintu yang terbuat dari triplex rusak parah, dan temboknya mengalami keretakan.

Reporter : Furkan AS
Editor      : Fuad D Fu