Tenggelamnya Desaku Bersama Hibrida Jagung Andalan
Cari Berita

Advertisement

Tenggelamnya Desaku Bersama Hibrida Jagung Andalan

Sabtu, 17 Maret 2018

Foto : Kondisi hamparan gunung desa teta setelah dibabat untuk lahan jagung.
Indikatorbima.com - Pergeseran tanah, rumah retak, longsor dimana-mana membuat warga menjadi resah. Hutan sebagai jantung kehidupanpun telah sirna, pembabatan hutan lindung semakin meluas, debit-bedit air hujan berlalu begitu saja, mata air dimusim kemarau menjadi penantian yang tak menentu.

Ohhh hibrida jagung andalan…
Sudah 3 tahun menghiasi pegunungan kami, begitu terhampar hijau dirimu bagaikan pepohonan yang rindang dimusim semi, berat kantong rupiah yang kami dapat menjadi semangat baru untuk kami, banyak polesan yang kami persembahkan untukmu, banyak pohon nan hijau yang kami korbankan untukmu. 

Ohhh hibrida jagung andalan…. Engkau bagaikan bala bantuan yang datang untuk menopang hidup, ratusan petani menggemuruh bersimbah peluh bersama ihtiar dan do.a untukmu, harapan hidup lebih baik bersemi dihati kami. Ohh hibrida jagung andalan…. berbagai merek yang sengaja kami pilih untuk menunjukan mana yang terbaik, mulai dari Bisi 2 bahkan sampai Bisi 1000, DEKALB , NK, PIONER, PANDAWA, PERTIWI masih banyak lagi merek lainnya menjadi jagoan kami. “Kualitas benih jagung berpengaruh terhadap hasil panen jagung” itulah insting kami.

Ohh hibrida jagung andalan…..
Kini kehadiranmu sudah kami rasakan tidak hanya kantong uang yang berat tapi keresahan kami sendiri yang menjadi polemik sekarang ini. kaum aktivis, tokoh masyarakat, kaum pemuda sudah mulai melejitkan suaranya dengan berbagai opini dan masukan.…. Dengan harapan desaku kembali seperti sedia kala.

Penulis : Nur Hidaya, S.Pd.,M.Pd

Baca juga : Longsor dan Tanah Retak Menimpa Warga Desa Teta, Pemerintah Masih Diam
Baca : Bahaya! Inilah Akibat yang Ditimbulkan Longsor dan Tanah Retak Di Desa Teta
Baca : Misteri Tanah Retak dan Tanah Longsor di Lambitu, Apa Sebabnya?