Stephen Hawking dan Negeri Akhirat yang di Ingkarinya
Cari Berita

Advertisement

Stephen Hawking dan Negeri Akhirat yang di Ingkarinya

Jumat, 16 Maret 2018

Stephen Hawking (foto : Thinglink)
Indikatorbima.com - Hidup memang rumit sejak diciptakan. Di surga Iblis tak mau berbagi tempat. Bagi iblis, Adam adalah pendatang baru yang mengambil banyak hak. Termasuk perlakuan istimewa Tuhan yang membuat iblis semakin tak nyaman. Iblis membelot dan di usir dari surga karena tak mau sujud pada Adam.

Iblis pergi dari surga dengan dendam dan serapah yang dipendam. Iblis bersumpah akan menggoda anak turun Adam dari depan, dari belakang, dari atas, dari bawah, dari samping kanan juga dari samping kiri. Pendek kata iblis akan melakukan segala daya upaya dan bekerja maksimal untuk menyesatkan anak turun Adam agar tak masuk surga seperti halnya kawanan iblis dan seluruh anak turunnya. Sebuah pembalasan setimpal.

Beberapa lama Adam dan Hawa tinggal d surga. Dan iblis terus mengusik, berupaya maksimal dengan segala cara agar Adam juga diusir dari surga seperti dirinya. Ada pantangan Tuhan kepada Adam di surga. Makan buah khuldy (pohon keabadian). Dan iblis paham kelemahan Adam paling mendasar: perempuan. Hawa menjadi sasaran empuk digoda setelah Adam kukuh bergeming. Adam tak kuasa ketika Hawa merajuk. Buah khuldy di petik dimakan berdua. Aurat mereka terlihat. Mereka pun diusir dari surga sebagaimana iblis.

Penggalan cerita dalam Al Quran dengan berbagai fersi. Itulah awal kehidupan yang di-imani banyak penganut agama samawi. Sayangnya Stephen HAWKING tak percaya, ia memilih iman yang lain. Ia mengingkari negeri akhirat. Tempat dimana ia bakal tinggal lama. HAWKING yakin bahwa alam ada dengan sendirinya tanpa awal juga akhir. Berbagai teori-nya tak bisa dibantah. Hadirin hanya dibuat terpaku. Teori: Black-hole (lubang hitam) yang ditemukan yang dengan rinci dijelaskan, siapa bisa membantah.

Dalam bukunya yang sangat populair: in a Brief History of Time, HAWKING menulis: "Jika kita menemukan teori yang lengkap itu akan menjadi kemenangan tertinggi manusia. Karena dengan demikian kita akan tahu isi pikiran Tuhan". Pada bukunya yang lain, The Grand Disign, HAWKING lugas berkata: "Tak perlu meminta Tuhan hadir untuk mengatur bagaimana alam semesta bekerja".

Sebelum kita memahami ilmu pengetahuan, wajar saja untuk percaya Tuhan menciptakan alam semesta. Namun saat ini, ilmu pengetahuan menawarkan penjelasan yang lebih meyakinkan. Yang saya maksud soal 'kita akan tahu isi pikiran Tuhan' adalah kita bisa mengetahui semua yang Tuhan ketahui, apabila ada Tuhan. Yang sebenarnya (Tuhan) tidak ada. Saya adalah seorang ateis," jawabnya ringkas.

Berpulangnya ilmuwan kondang ini menyisakan misteri tentang Theory of Everything yang belum dapat terselesaikan secara utuh. Tak dapat dipungkiri, Stephen Hawking merupakan salah satu ilmuwan paling populer sepanjang sejarah. Menggeluti bidang fisika dan kosmologi, ia banyak menghabiskan waktunya mencari kecocokan antara teori relativitas dari Albert Einstein dengan fisika kuantum. 

Aktivitas itulah yang mengantarkannya mencetuskan sebuah pemahaman bernama Theory of Everything, salah satu teori yang menjadikannya terkenal. Ia mengatakan bahwa terdapat alam semesta lain yang berada di sekeliling jagat raya ini, beberapa di antaranya bisa saja muncul sewaktu-waktu.

HAWKING berpendapat bahwa sebuah objek antariksa bernama lubang cacing kosmik menjadi yang bertanggung jawab dalam menghubungkan sejumlah alam semesta. Partikel sub atom tersebut juga dapat berpindah ke setiap alam semesta yang dihubungkannya.

HAWKING ilmuwan fisika paling terkemuka setelah Einstein tiada. Penuh kontroversi. Seakan Tuhan menitipkan ilmu dan pengetahuan dan berita semesta kepada manusia dengan banyak kekurangan ini. Duduk di kursi roda. Tak bisa bicara. Tubuh ringkih penuh cacat tapi punya otak tak berbanding.

Meski mengaku atheis, HAWKING punya banyak ilmu yang sangat bermanfaat bagi peradaban kemanusiaan, HAWKING juga pendukung Palestina tulen dan beberapa kali boikot zionis Israel, Allah taala berfirman: "Sebaik-baik kamu (manusia) adalah yang paling banyak manfaat nya bagi manusia lainnya", maka HAWKING-lah orangnya.

Sayang HAWKING atheis. Dan kita tak tahu bagaimana dia hidup di dunia yang pernah di Ingkarinya. Tapi kita juga tak pernah tahu, barangkali Tuhan punya cara lain untuk membalas kebaikannya. Bukankah Tuhan Maha Pemaaf. Wallahu a'lam.

Penulis :  @nurbaniyusuf Komunitas Padhang Makhsyar