RSUD Bima Diduga Melanggar UU Rumah Sakit dan PP Disiplin Pegawai
Cari Berita

Advertisement

RSUD Bima Diduga Melanggar UU Rumah Sakit dan PP Disiplin Pegawai

Sabtu, 17 Maret 2018

Drs. H. Dahlan M. Noer Wakil Bupati Bima (foto : Bimakini).

Indikatorbima.com - Terkait kasus pemulangan jenazah bayi yang bernama Julkaidah berusia 5 hari dengan menggunakan sepeda motor menuju rumah duka karena tidak mampu membayar biaya ambulance pada hari Rabu (14/03) lalu, sangat disesalkan oleh Pemerintah Kabupaten Bima. Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer. Mengatakan bahwa, kejadian tersebut sudah melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku dan siapapun pegawai yang lalai akan ditindak tegas, Sabtu (17/03/18). 

"Pihak kami telah mengambil langkah-langkah termasuk melakukan investigasi pada petugas jaga rumah sakit dan juga pihak manajemen rumah sakit umum Bima dan masih dilakukan investigasi," kata Wakil Bupati Bima melalui WhatsApp. 

Baca juga : Tak Bisa Ditoleransi, Direktur RSUD Bima Harus Dicopot

Lebih lanjut Wakil Bupati Bima mengatakan bahwa, beberapa aturan sudah dilanggar atas kejadian tersebut. Dan menurutnya, siapapun pegawai RSUD Bima yang lalai dalam melaksanakan tugas akan ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Atas kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Bima akan mengupayakan ambulance gratis untuk warga tidak mampu diseluruh kabupaten Bima.

"Kami sangat menyesalkan kejadian, Disini melanggar UU No. 44 tentang rumah sakit, dan salah satu point pentingnya adalah ambulance gratis bagi warga miskin, dan bagi PNS melanggar PP 53 tentang disiplin pegawai. Dan untuk siapapun yang lalai akan diambil tindakan sesuai ketentuan tersebut," jelasnya.

Baca juga : Warga Bima Butuh Ambulance Gratis, Bukan Mobil Pick Up atau Ojek Pengantar Jenazah!

Seperti yang diketahui, Julkaidah adalah bayi dari pasangan suami istri bapak Jufrin (31) tahun dan ibu Suhada (27) warga asal Desa Waro, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Julkaidah meninggal setelah beberapa hari dirawat di RSUD Bima. Jenazah Julkaidah terpaksa dibawa pulang kerumah duka menggunakan sepeda motor dengan jarak tempuh sekitar 60 Km. 

Reporter : Abang Jebra
Editor      : Fuad D Fu