Refleksi Peran Mahasiswa Untuk Bima, Formasi-Yogyakarta Gelar Diskusi Publik
Cari Berita

Advertisement

Refleksi Peran Mahasiswa Untuk Bima, Formasi-Yogyakarta Gelar Diskusi Publik

Senin, 05 Maret 2018

Foto : Suasana diskusi publik yang sedang berlangsung.
Indikatorbima.com - Forum Mahasiswa Sila (FORMASI) Yogyakarta gelar diskusi publik dengan tajuk “Peran Mahasiswa Bima-Jogja untuk Tanah Kelahiran Bima” pada hari Minggu (04/03), di Gedung BP PAUD Jl. Sorowajan No. 1  Banguntapan-Yogyakarta. Sekitar 66 mahasiswa yang berasal dari Bima hadir sebagai peserta dalam kegiatan tersebut, Senin (05/03/18).

Dalam sambutannya Presiden FORMASI Sofyan Winardin mengatakan bahwa diskusi publik tersebut, bertujuan untuk memberikan refleksi kepada mahasiswa agar sadar akan peran, fungsi dan tanggungjawabnya kepada masyarakat Bima. Menurutnya, mahasiswa seharusnya kembali mengabdi ke daerah dimana mahasiswa itu berasal.

"Diskusi publik ini menjadi sangat penting bagi seluruh mahasiswa bima Yogyakarta, lebih-lebih untuk internal Formasi sendiri, kegiatan ini sebagai salah satu wadah untuk kembali merefleksikan peran mahasiswa rantau untuk tanah kelahiranya," tuturnya.

"Hari ini, mahasiswa tidak hanya menuntut ilmu dalam rangka menambah wawasan, meningkatkan pola pikir, meningkatkan taraf hidup, akan tetapi juga memiliki tanggungjawab lebih terhadap kehidupan bermasyarakat, yaitu kembali mengabdi ke rahim dimana mahasiswa itu dilahirkan," lanjutnya.

M. Fatoni (Magister UGM) yang hadir sebagai pembicara juga mengatakan hal senada. Menurutnya, peran mahasiswa dalam pembangunan daerah Bima dan ilmu pengetahuannya sangat dibutuhkan oleh hampir semua elemen masyarakat. Mahasiswa Bima harus hadir dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang dialami oleh masyarakat.

“Mahasiswa sebagai agent of change tidak hanya melabeli diri sebagai mahasiswa saja, akan tetapi harus sadar akan peran penting yang akan diberikan untuk masyarakat”, Ujarnya.

"Mahasiswa yang diharapkan hari ini, bukanlah mahasiswa apatis terhadap isu-isu sosial yang krusial di masyarakat. Problematika yang terjadi di masyarakat Bima seharusnya menyadarkan mahasiswa Bima yang ada di jogja bahwa pentingnya peran mahasiswa dalam membangun daerah sendiri, dengan berbekal keilmuan yang diperoleh di perguruan tinggi masing-masing," Jelasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Berbagai organisasi Kecamatan yang berada dibawah naungan KEPMA Bima-Yogyakarta seperti, Forum Mahasiswa Langgudu (FORMAL), Ikatan Pelajar Mahasiswa Lambu (IPLY) dan FIMNY Forum Intelektual Muda Ncera (FIMNY).

Pewarta : Tiara Shafira
Editor     : Muh. Akhir