Mengenang Jasa Para Pendahulu, TNI Asal Jawa ini Nyanyikan Lagu Uma Lengge
Cari Berita

Advertisement

Mengenang Jasa Para Pendahulu, TNI Asal Jawa ini Nyanyikan Lagu Uma Lengge

Jumat, 30 Maret 2018

Foto : Saat Agus menyanyikan lagu Uma Lengge
Indikatorbima.com - Salah satu anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) asal Kabupaten Ngawi Jawa Timur yang bertugas di Kodim 1608 Bima, Agus Budi Rinekso menyanyikan lagu Uma Lengge pada saat penutupan acara pameran pembangunan Kabupaten Bima dua tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bima yang digelar di halaman kantor Bupati Bima di kecamatan Woha. Pengunjung pun sontak bertepuk tangan dan memberikan sanjungan, Jum'at (30/03/18).

Baca juga : Hebat! TNI Asal Jawa Timur Ciptakan Lagu Uma Lengge

Usai menyanyikan lagu Uma Lengge beberapa pengunjung sempat bertanya tentang lagu yang dinyanyikan tersebut. Bahkan salah satu anggota DPRD di Bima bertanya soal bahasa yang digunakan dalam lagu tersebut.

"Ya seperti biasa, namanya juga memberikan hiburan. Bahkan ada salah satu anggota DPR bertanya, itu lagu apa kok bahasanya beda kami menjelaskan itu bahasa Sambori," tutur Agus kepada Indikator Bima.

Agus mengungkapkan, salah satu tujuan mengapa ia menyanyikan lagu Uma Lengge tersebut adalah, agar masyarakat Bima khususnya masyarakat Sambori tetap menghargai dan menghormati jasa-jasa para pendahalu yang telah berjasa kepada generasi masa kini.

"Sebagaimana kita mencintai kedua orang tua, serta menghargai orang terdahulu yang telah berjasa kepada kita mengenal yang namanya budaya, tentunya budaya saat itu yang di wariskan kepada kita, baik dari segi tutur kata, ahklak, dan kehidupan yang penuh dengan keramahannya," terangnya. 

Agus pun berharap, semoga pengunjung dan masyarakat Bima Khususnya masyarakat Kecamatan Lambitu mampu memahami makna lagu Uma Lengge yang ia nyanyikan. Bahwa di dalam syair-syair lagu tersebut, terdapat makna yang sangat dalam.

"Harapan saya, Masyarakat Lambitu dapat memahami arti dari lagu ini yang memberikan sepirit tentang menghargai pemberian warisan leluhur, baik seni tari, seni bela diri dan kreasi budaya yang diberikan kepada kita," harapnya.

Reporter : Furkan AS
Editor      : Fuad D Fu