Mandat Untuk Kandidat Kepala Daerah di NTB dan Pesan Untuk Pemilih
Cari Berita

Advertisement

Mandat Untuk Kandidat Kepala Daerah di NTB dan Pesan Untuk Pemilih

Senin, 12 Maret 2018

Foto : Kamunitas Jao Bima saat akan melakukan penanaman pohon di jalur pendakian piong Tambora.
Indikatorbima.com -Mempertimbangkan semakin buruknya kualitas lingkungan hidup saat ini, bertambahnya kuantitas bencana lingkungan hidup maka tidak bisa ditawar lagi, rakyat membutuhkan kepala daerah yang benar-benar memiliki Konsep Lingkungan dan memahami masalah lingkungan secara Komprehensif, memilki solusi, komitmen, visi dan agenda yang terang dan jelas untuk isu lingkungan hidup.

Baca juga : Faktor-Faktor Kepemimpinan Daerah yang Menjadi Penyebab Masalah Lingkungan

Mereka harus sadar bahwa mereka memiliki mandat lingkungan sebagai mandate rakyat yang harus dijalankan. Oleh karena itu, semua kandidat kepala daerah harus membawa mandat lingkungan dalam visi dan misi serta program baik pada saat kampanye maupun setelah pemilihan dilakukan.

Sebelum kampanye, kandidat harus mengusung visi dan program lingkungan. Setelah kampanye, kandidat harus merencanakan kebijakan dan program pembangunan lingkungan hidup dalam RPJMD dan RKPD selama lima tahun secara partisipatif dan menjalankannya secara kolaboratif dengan rakyat.

Pesan Untuk Pemilih

Masa depan wajah dan situasi lingkungan di NTB lima tahun ke depan akan ditentukan oleh kepemimpinan yang akan dipilih Pada Pilkada Serentak 27 Juni 2018 nanti. Sebagai pemilih yang rasional, Masyarakat pemilih tentu harus mengetahui terlebih dahulu riwayat hidup dan rekam jejak kandidat. Jangan Sampai Pemilih terbuai dan terjebak oleh tampilan luar karena janji-janji manis kandidat. 

Sebagai pemilih yang cerdas maka Masyarakat harus mendukung dan memilih kandidat kepala daerah yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, memahami masalah lingkungan, memiliki visi dan program solutif lingkungan yang jelas dan terukur untuk lima tahun ke depan.

Pemilih yang rasional pasti akan mendukung dan memilih kandidat yang memiliki program pembangunan solutif yang memastikan mata-mata air dilindungi, sawah dan sungai terbebas dari pencemaran sampah dan limbah industri, hukum lingkungan ditegakan, petani dan nelayan dilindungi, pelaku usaha yang nakal dan melanggar aturan ditindak tegas dan program solutif lingkungan lainnya. 

Baca Lagi : Mandat Lingkungan Dari Komunitas Jao Bima Untuk Pasangan Calon Kepala Daerah 2018

Tentu Kita Semua berharap, pilkada tahun 2018 nanti harus berhasil Memilih kepala daerah yang berkualitas, bukan kepala daerah yang mengabdi kepada partai dan pengusaha. Kepala daerah yang mau dan mampu menjalankan mandat lingkungan hidup,mengabdi kepada rakyat yang memilihnya, semoga.

Penulis : Aden Juniardi Rahmat