Jadi Polisi, Anak Pemecah Batu Menangis Haru dan Cium Kaki Bapaknya
Cari Berita

Advertisement

Jadi Polisi, Anak Pemecah Batu Menangis Haru dan Cium Kaki Bapaknya

Rabu, 07 Maret 2018

 

Bribda Asru Ketika Mencium Kaki Bapaknya (Foto : Kompas.com)

Indikatorbima.com - Acara pelantikan Brigadir Muda di Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua, Makassar, Sulawesi Selatan pada hari Selasa (6/2/), diselimuti oleh suasana haru antara Bripda Asrul dan bapaknya Syamsuar. Bahkan, Kepala SPN Batua Kombes Pol Fajaruddin yang berada di samping Bripda Asrul dan Syamsuar lalu merangkul dan memeluk keduanya.

Dilansir dari Kompas.com Bripda Asrul (20) tahun sujud syukur dan mencium kedua kaki bapaknya, Syamsuar (45) tahun. Ia menangis haru karena bahagia setelah dilantik menjadi seorang polisi muda. Dia bersyukur karena bisa menuntaskan pendidikan selama 7 bulan di SPN. Berkat perjuangan dan jerih payah bersama bapaknya selama ini sebagai pekerja pemecah batu mampu mengantarkan dirinya menjadi seorang polisi. 

Sambil menangis dan mencium kedua kaki bapaknya Bripda Asrul meminta maaf jika selama ini dia memiliki salah terhadap bapaknya.

"Minta maaf Pak kalau ada salahku. Ini saja yang bisa saya kasih, jadi polisi," kata Asrul sebagaimana dilansir dari Kompas.com 

Suasana yang mengharu biru itu tidak hanya dirasakan oleh Kepala SPN Batua Kombes Pol Fajaruddin namun polisi baru lain dan ratusan anggota keluarga dan hadirin yang hadir dalam acara tersebut. Sejumlah orang pun terus-menerus menyeka air matanya. 

Reporter   : Salahudin 
Editor       : Furkan AS