Calon Mahasiswa di NTB Harus Siap Goncang Dunia
Cari Berita

Advertisement

Calon Mahasiswa di NTB Harus Siap Goncang Dunia

Selasa, 20 Maret 2018

Foto : Subhan
Indikatorbima.com - Penerimaan mahasiswa baru tahun 2018 sudah mulai diterima oleh setiap kampus di Nusa Tenggara Barat (NTB), ini haruslah menjadi ajang kompetisi bergengsi bagi setiap kampus dalam kancah pendidikan nasional.

Sebab, setiap kampus tentu ditargetkan jumlah mahasiswa baru yang akan di terima untuk melanjutkan jenjang pendidikan strata satu, sebagaimana disampaikan Subhan pemuda asal desa Rupe Langgudu Kabupaten Bima NTB, bahwa setiap tahunnya terdapat ribuan siswa yang ingin melanjutkan pendidikannya.

"Setiap kampus harus targetkan jumlah mahasiswa baru untuk tahun 2018 ini, pimpinan dalam setiap kampus harus menciptakan sejarah baru, ribuan mahasiswa baru harus diterima untuk menggoncang dunia yang sangat membutuhkan generasi muda saat ini maupun kedepannya," harap Subhan Alumni SMKN 1 Kota Bima ini.

Rata-rata siswa lulusan SMA/SMK di NTB terkhusus di Bima melanjutkan pendidikan di Daerah Jawa bahkan Sulawesi, Tentu NTB khususnya Kabupaten/kota Bima sudah saatnya menjadi kiblat bagi pendidikan nasional bangsa.

Hal ini menjadi PR besar bagi akademisi, masyarakat serta pemerintah di NTB untuk membuktikan NTB yang mampu menjadi poros penggerak pendidikan nasional. 

"Bukan hanya dari aspek pendidikan, tetapi dari segi perekonomian pun kita sudah harusnya mendominasi," ujar Subhan ketua umum Ikatan Alumni 2009 SMPN 3 Langudu Bima ini.

Diakui Subhan, berdasarkan hasil pantau dan diskusinya dengan beberapa mahasiswa NTB, bahwa literasi bacaan masyarakat NTB terkhusus di Bima yang ada saat ini sangat minim sekali, dan forum kajian intelektualnya juga sangat terbatas. 

Sementara itu, Subhan berharap pemerintah bisa melakukan dobrakan baru sebagai jalan bagi lahirnya pemuda daerah yang siap berkomitmen untuk menjadikan NTB terkhusus Kota/Kabupaten Bima menjadi kiblat segala macam aspek kehidupan.

Selain itu, ia berharap mahasiswa baru bisa aktif dalam berorganisasi intra maupun ekstra kampus, sebab menurut pengalamannya, dengan berorganisasi mahasiswa bisa mendapatkan ilmu pengetahuan lebih, yang tidak dipelajari didalam ruangan kuliah, dengan modal kemauan saja.

"Jangan malu berorganisasi, banyak sekali orang yang sukses karena belajar di organisaai. Kalau boleh saya katakan, jika semua pemuda Indonesia itu aktif berorganisasi mungkin kita akan menjadi negara yang ditakuti di dunia nantinya," ucap Subhan anak petani asal desa Rupe Langgudu Bima.

Reporter : Lahfin Uma Peka
Editor      : Fuad D Fu