6 Tahun Menderita Tumor, Warga Asal Lambu ini Butuh Bantuan
Cari Berita

Advertisement

6 Tahun Menderita Tumor, Warga Asal Lambu ini Butuh Bantuan

Kamis, 22 Maret 2018

Foto : Julfa sedang terbaring lemah saat akan dirujuk ke RSUD Bima.
IndikatorBima- Julfa (31) perempuan penderita tumor istri dari Mahlu (36) membutuhkan uluran tangan. Ibu Julfa yang merupakan warga asal Desa Lanta Barat, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, itu berharap ada pihak yang mau membantu meringankan beban biaya pengobatan penyakit yang dideritanya sejak 6 tahun lalu, Kamis (22/03/18). 

Impitan ekonomi membuat perempuan dua anak ini tidak bisa mendapatkan perawatan medis secara maksimal. Bahkan, suaminya terpaksa menjadi TKI di Malaysia.

"Hasil bertani tidak mencukupi biaya saya berobat. Bahkan Suami saya jadi TKI di Malaysia untuk mencari dana buat berobat," ungkap Julfa kepada Indikator Bima saat ditemui di Puskesmas Lambu, Rabu (21/3/18).

Dia mengungkapkan, bahwa penyakit tumor yang dirasakannya sejak pertengahan bulan 2011 tersebut bersamaan dengan dirinya yang sedang hamil dan akan melahirkan. 

"Kebetulan saya sedang hamil anak kedua. Sempat saya berobat ke rumah sakit, dan ingin beroperasi, tapi pihak rumah sakit menolak karena sedang hamil. Dokter pun menyarankan operasi sesar sekalian menggangkat penyakit ini. Tapi saya melahirkan anak kedua dengan normal, alhasil tidak jadi operasi," ujarnya dengan nada sedih.

Lanjut Dia setelah melahirkan, ia mengira penyakit itu hilang dan sudah tidak ada. Namun, nyatanya setelah melahirkan penyakit itu malah semakin parah.

"Setelah melahirkan ternyata penyakit saya makin parah dan perut saya pun makin membesar," katanya.

Julfa pun berharap ada pihak yang mau membantu meringankan beban biaya pengobatan penyakit yang dideritanya. Terutama uluran tangan dari pemerintah setempat.

"Saya menaruh harapan lebih kepada pemerintah. Mudah-mudahan dapat mambantu biaya operasi saya, agar saya bebas dari penyakit ini," harap Julfa memohon belas kasih kepada pemerintah daerah.

"Selama 6 tahun kakak saya menderita penyakit tumor pihak pemerintah tidak pernah memberikan bantuan apapun, baik dari pemerintah desa maupun pemerintah Daerah Bima. Kami hanya pasrah, dan berdo'a agar ada bantuan dari siapa pun, untuk berobat," ungkap Asdedi adek kandung pasien.

Dia juga mengucapkan, terima kasih atas bantuan kerabat, Komunitas Pemuda Lanta Barat dan pihak terkait.

"Alhamdulillah ahkirnya Jam 10:30 WITA kakak saya dirujuk ke RSUD Bima, setelah menerima surat rujukan dari puskemas Lambu. Kami berencana akan membawanya ke RSUD mataram untuk operasi. Semoga ada bantuan dari para dermawan untuk kakak saya," tutupnya.

Pewarta : Safran
Editor     : Muh. Ainul B