Soal Pembangunan Pasar dan BUMdes, Kades Rupe Menjawab Keresahan Warga
Cari Berita

Advertisement

Soal Pembangunan Pasar dan BUMdes, Kades Rupe Menjawab Keresahan Warga

Minggu, 18 Februari 2018

Foto : Kepala Desa Rupe
Indikatorbima.com - Drs. Mukhtar sekali lagi memberikan klarifikasi terkait keresahan warga Desa Rupe, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima yang mempertanyakan transparansi anggaran dan pelaksanaan proyek pembangunan Pasar Desa dan proyek pembangunan gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurutnya, pelaksanaan dua proyek pembangunan tersebut, sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku, Minggu (18/02/18).

"Saya juga sudah menyampaikan dan klarifikasi kepada masyarakat Desa Rupe kemarin hari Jumat, 16-02-2018 di Masjid Desa Rupe dan tadi malam sekitar pukul 21.00 WITA dalam acara pentas seni yang diadakan oleh Gerakan Mahasiswa Rupe Gabungan (GMRG) bahwa, kegiatan tersebut sudah sesuai prosedur, dikerjakan berdasarkan RAB, dan diawasi langsung oleh perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU)." imbuhnya.

Terkait masalah kejelasan anggaran dan keterbukaan anggaran proyek tersebut, Drs. Mukhtar berharap agar masyarakat bisa mendatangi langsung pihak Desa, maupun pihak teknisi yang bisa menjelaskan dengan detail.

"Sebenarnya, berapa-berapa anggaran yang kita gunakan sudah ada di Plakat dan ada juga di situs Desa Rupe. Kalau pun ingin melihat Rencana Anggaran Belanja (RAB), kan bisa diminta ke saya, tetapi penjelasannya silahkan ke teknisi." ujarnya.  
Berkaitan dengan papan kegiatan pembangunan BUMDes, pihak Desa mengakui bahwa tidak ada papan informasi di sana. Berbeda dengan kegiatan pembangunan Pasar Desa yang memiliki papan kegiatan. Namun, pihak Desa mengakui sudah ada pemberitahuan berupa plakat dan dimuat secara daring dalam situs resmi desa.

"Memang tidak ada papan pemberitahuan untuk kegiatan proyek pembangunan BUMDes, tetapi untuk program tahun 2017 sudah kita buatkan Plakat yang dapat dilihat di Kantor Desa Rupe. Selain itu, semua kegiatan sudah dimuat dalam laman, situs web Desa Rupe (DesaRupeBima.wordpress.com)." tutur Kades kepada Indikatorbima.com melalui telepon.

Sementara itu, menanggapi persoalan lain tentang kejelasan tanah yang menjadi areal dibangunya BUMDes, Drs. Mukhtar menegaskan bahwa berdasarkan keterangan dari berbagai pihak, tanah tersebut adalah milik Desa Rupe.

"Pak Zar'an selaku ketua BPD sudah mengonfirmasi kepada Bapak Abdurahman Jamaluddin (selaku mantan Kades Rupe). Menurut Bapak Jamaluddin, tanah tersebut adalah tanah desa yang dipinjam oleh PT Mutiara untuk keperluan koperasi. Konfirmasi selanjutnya adalah dari Pak Marwan yang bertanya langsung kepada Bapak Karim Hale selaku pimpinan koperasi pada saat itu. Menurut beliau, tanah tersebut adalah tanah milik Desa Rupe." tegas Kades.

Persoalan lain yang tidak kalah penting dan menjadi sorotan adalah tentang eksistensi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam membangun desa. Terkait hal ini, pihak Desa mengakui bahwasanya memang BPD kurang aktif, akan tapi pihak BPD sudah mengetahui program Desa.

"Memang, BPD ini kurang aktif, tetapi semua program desa mereka sudah tahu, mereka juga punya andil dalam menyampaikan keluhan masyarakat kepada kami selaku Pemerintah Desa. Kalau ingin mengetahui lebih jelas, silahkan menghubungi Bapak Zar'an selaku Ketua atau Bapak Mabrur." Jelasnya.  

Reporter : Nasrullah
Editor      : Fuad D Fu