Situs Website Resmi Pemkab Bima Tidak Bisa Diakses, Masa di Hack?
Cari Berita

Advertisement

Situs Website Resmi Pemkab Bima Tidak Bisa Diakses, Masa di Hack?

Rabu, 07 Februari 2018

Ilustrasi (foto : Istockphoto.com)

Indikatorbima.com - Situs resmi Website pemerintah Kabupaten Bima (Bimakab.go.id) tidak dapat diakses. Jika diakses maka akan muncul kalimat yang mengatakan, bahwa akun website tersebut sedang ditangguhkan. Dan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, diperintahkan untuk menghubungi penyedia hosting. Biasanya, situs yang tidak bisa diakses disebabkan karena tidak diperpanjang, atau bahkan terkena Hack, Rabu (07/02/18).

"This Account has been suspended. Contact your hosting provider for more information," kalimat yang tertulis jika situs resmi Bimakab.go.id diakses. 

Beberapa warga yang mengakses situs resmi pemerintah Kabupaten Bima telah beberapa kali mencoba, namun tetap saja situs Bimakab.go.id tidak bisa diakses. Bahkan ada yang menduga situs tersebut di Hack.

"Sudah beberapa kali saya coba, tetap saja nggak bisa. Jangan-jangan di hack," ujar Azizu salah satu mahasiswa asal Bima kepada Indikator Bima.


Sementara warga lainnya menduga, bahwa situs resmi pemerintah Kabupaten Bima sedang ditangguhkan karena tidak diperpanjang. 

"Hacker nggak begitu, ya mungkin nggak diperpanjang. Tapi masa iyah pemerintah nggak punya uang buat perpanjang. Penting loh situs resmi itu," tutur Tias warga lainnya kepada Indikator Bima. 

Menurut ketentuan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 28/PER/M.KOMINFO/9/2006 Tentang Penggunaan Domain go.id untuk situs resmi Pemerintah Pusat dan Daerah BAB II tentang nama domain, Pasal 2 yang menyatakan :

"Nama domain go.id untuk situs web resmi lembaga pemerintahan pusat dan daerah hanya dapat didaftarkan dan atau dimiliki oleh lembaga pemerintahan pusat dan daerah,".

Pasal 4 ayat 1 menyatakan :

"Setiap lembaga pemerintahan pusat dan daerah hanya boleh menggunakan atau mempunyai 1 (satu) alamat situs web dengan nama domain go.id."

Tim Indikator Bima sudah berupaya melakukan konfirmasi dengan pemerintah Kabupaten Bima melalui wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer melalui WhatsApp, namun tidak ada tanggapan terkait masalah tersebut. Sampai dengan berita ini ditulis, Indikator Bima masih terus berupaya meminta klarifikasi pemeintah Kabupaten Bima.

Reporter : Furkan As
Editor      : Fuad D Fu