Panen Raya Nyale "Mbenggo" Wisata Kuliner yang Melegenda di Dompu
Cari Berita

Advertisement

Panen Raya Nyale "Mbenggo" Wisata Kuliner yang Melegenda di Dompu

Senin, 05 Februari 2018

Suasana panen Nyale atau Menggo oleh beberapa warga setempat (foto : Fhatun Loverz).
Indikatorbima.com - Pada hari ini sekitar subuh tadi pukul jam 03.00 WITA, warga Desa Hu'u, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu kembali melakukan panen raya Nyale (cacing laut) atau yang biasa disebut oleh warga setempat dengan sebutan "Mbenggo". Warga berbondong-bondong menuju bibir pantai Lakey untuk memanen Nyale. Selain memiliki nilai sejarah dan mitos, Nyale juga dikenal sebagai masakan khas warga setempat. Uniknya, Nyale hanya bisa dipanen satu tahun sekali, Senin (05/02/18).

"Tadi subuh Nyale keluar dari laut, warga berangkat subuh panen Nyale," kata Andi salah satu warga setempat. 

Dikatakan sebagai wisata kuliner, karena fenomena keberadaan Nyale membawa berkah tersendiri bagi warga Desa Hu'u. Selain dijadikan sebagai masakan khas untuk lauk rumah tangga/keluarga, salah satunya diolah dengan cara di pepes. Keberadaan Nyale juga menambah nilai ekonomis sendiri bagi warga setempat. Ketika panen, warga bisa menjual Nyale tersebut kepada warga lain.

"Selain dimasak sendiri, terkadang warga juga menjual nyale," kata Subhan warga setempat kepada Indikator Bima.
Beberapa pemuda ketika akan melakukan panen Nyale (foto : Fhatun Loverz).
Dengan menggunakan alat panen sedaanya, seperti caro (jaring) dan ember, warga terlihat sangat antuasias memanen Nyale. Hal itu terlihat ketika warga berbondong-bondong menuju pantai, mulai dari kalangan muda maupun yang tua. 
Nyale atau Mbenggo hasil tangkapan warga (foto : Fhatun Loverz)
Menurut mitos yang beredar, nyale merupakan jelmaan dari Putri Mandalika cerita rakyat Lombok Tengah.

"Nyale atau yang biasa kita kenal dengan Mbenggo, ini konon jelmaan dari Putri Madalika dan biasanya panen Nyale berlangsung satu kali setahun setiap bulan Februari," tulis salah satu akun Facebook @Tembe Nggoli pada kronologinya. 

Reporter : Dede
Editor      : Fuad D Fu