Ketika Kata-Kata Dilan Dipelintir Sambut Pilwali Kota Bima 2018
Cari Berita

Advertisement

Ketika Kata-Kata Dilan Dipelintir Sambut Pilwali Kota Bima 2018

Rabu, 07 Februari 2018

Ilustrasi (foto : Sabumiku.com)
Indikatorbima.com - Tokoh Dilan menjadi magnet tersendiri bagi penikmat perfilman Indonesia. Kepopuleran kata-katanya bahkan mampu mengaduk-ngaduk jagad perpolitikan yang ada di Kota Bima. 

Demam kata-kata Dilan untuk Milea pun menjangkiti hiruk pikuknya pesta demokrasi di Kota Bima. Dilan pun jadi Ikon. Kata-kata tokoh Dilan pun dipelintir untuk pesta demokrasi di Kota Bima walaupun nampak absurd, namun menjadi tren kekinian.

Berikut 20 kata-kata Dilan yang dilansir dari bukubiruku.com dan dipelintir oleh beberapa warga Bima untuk meramaikan pesta Demokrasi di Kota Bima :

1. Kata Dilan dan Subhan

“Jangan rindu, Berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja," kata Dilan.

"Jangan memilih, Berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja," kata Subhan.

2. Kata Dilan dan Assyfah

"Aku tidak ingin mengekangmu. Terserah ! Bebas kemana engkau pergi! Asal aku ikut!" kata Dilan. 

"Aku tidak ingin mengekangmu untuk memilih, Terserah! Bebas siapa engkau pilih! Asal jangan dia!" kata Assyfah

3. Kata Dilan dan Hajar

"Cinta itu indah, jika bagimu tidak, Mungkin kamu salah milih pasangan," kata Dilan.

"Bima itu indah, Jika bagimu tidak, mungkin kamu salah milih pasangan," kata Hajar.

4. Kata Dilan dan Taufiq

"Jangan bilang ke aku ada yang menyakitimu, nanti besoknya orang itu akan hilang," kata Dilan.

"Jangan bilang ke aku ada yang tidak memilihmu, nanti besoknya orang itu akan hilang," kata Taufiq.

5. Kata Dilan dan Ginanjar

"Meski yang dikatakannya bukan kata-kata cinta, tapi mampu menumbuhkan rasa cinta," kata Dilan.

"Meski yang dikatakannya bukan kata-kata ilmiah, tapi mampu menumbuhkan rasa untuk memilih," kata Ginanjar.

6. Kata Dilan dan Mala

"Nanti kalau kamu mau tidur, percayalah aku sedang mengucapkan selamat tidur dari jauh, kamu nggak akan dengar," kata Dilan.

"Nanti kalau mau nyalon, percayalah aku sedang mengucapkan selamat nyalon dari jauh, kamu nggak akan dengar," kata Mala. 

7. Kata Dilan dan Ainul

"Milea kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tau kalau sore. Tunggu aja!" kata Dilan.

"Paslon kamu baik, tapi aku belum memilihmu, enggak tau kalau nanti. Tunggu aja," Kata Ainul.

8. Kata Dilan dan Lilis

"Kalau suatu saat nanti kau rindu padaku, maukah kau memberitahuku? Agar aku bisa langsung berlari menemuimu," kata Dilan.

"Kalau suatu saat nanti kau nyalon, maukah kau memberitahuku? Agar aku bisa langsung berlari memilihmu," kata Lilis.

9. Kata Dilan dan Brole

"Katakan sekarang kalau kue kau anggap apa dirimu? Roti Cokelat? Roti Keju? Martabak? Kroket? Bakwan? Ayolah! Aku ingin memesannya untuk malam ini aku mau kamu," kata Dilan.

"Katakan sekarang kalau kue kau anggap apa dirimu? Paslon independent? Paslon Dari partai? Calon wali kota? Calon wakil wali kota? Ayolah! Aku ingin memilihmu tahun ini aku mau kamu," kata Brole.

10. Kata Dilan dan Nurmalasari

"Aku mencintaimu, biarlah! Ini urusanku. Bagaimana kamu kepadaku? Biarlah, itu urusanmu," kata Dilan.

"Aku memilihmu, biarlah! Ini urusanku. Bagaimana kamu kepadaku? Biarlah, itu urusanmu," kata Nurmala.

11. Kata Dilan dan Furkan

"Aku, adalah hujan, kalau nggak suka. Silahkan berteduh," kata Dilan.

"Aku, adalah calon wali kota Bima, kalau nggak suka. Silahkan pilih yang lain," kata Furkan.

12. Kata Dilan dan Salahudin

"Angin, untuk meniup rambutmu. Aku, untuk mencintaimu," kata Dilan.

"Angin, untuk meniup rambutmu, aku, untuk memilihmu," kata Salahudin.

13. Kata Dilan dan Ell

"Hatimu milikmu, kamu tuannya. Mau merasa senang atau tidak, kamulah yang menentukan," kata Dilan.

"Hatimu milikmu, kamu tuannya. Mau merasa senang atau tidak, kamulah yang menentukan pilihannya," kata Ell.

14. Kata Dilan dan Indra

"Tujuan pacaran adalah untuk putus. Bisa karena berpisah, bisa karena menikah," kata Dilan.

"Tujuan nyalon itu untuk menang. bisa karena dipilih, bisa karena curang," kata Indra.

15. Kata Dilan dan Jamiel

"Kesenangan bukan dicari, tetapi diciptakan," kata Dilan.

"Kemenangan bukan dicari, tetapi diciptakan," kata Jamiel.

16. Kata Dilan dan Irul

"Dia baik, jadi aku takut menyakitinya," kata Dilan.

"Paslon itu baik, jadi aku takut tidak memilihnya," kata Irul.

17. Kata Dilan dan Marini

"Cinta itu dirasakan bukan dipikirkan, ia lebih butuh balasan daripada alasan," kata Dilan.

"Paslon itu dipilih bukan dipikirkan, mereka lebih butuh dipilih daripada dipikirkan," kata Marini

18. Kata Dilan dan Fahrul

"Ahh, gak pacaran sama kamu juga gak apa-apa deh. Asal kamunya tetap ada di bumi. Udah cukup, udah bikin aku senang," kata Dilan.

"Ahh, Gak menang sama kamu juga gak apa-apa deh. Asal kamunya tetap nyalon. Udah cukup, udah bikin aku senang," kata Fahrul.

19. Kata Dilan dan Nahrul

"Aku selalu berdoa, berharap kau mau denganku. Kukira tuhan lebih kuasa daripada kau!" kata Dilan.

"Aku selalu berdoa, berharap kalian memilihku. Kukira tuhan lebih berkuasa daripada kalian!" kata Nahrul.

20. Kata Dilan dan Azizu

"Kita ingin senang, walau itu sederhana," kata Dilan.

"Kita Ingin menang, walau itu sederhana," kata Azizu.

Itulah 20 kata-kata dari Dilan yang dipelintir oleh 20 warga Bima dalam rangka meramaikan pesta Demokrasi atau Pilwawali Kota Bima 2018 ini. Lalu, apa kata Dilan dan para Paslon? Apa kata Dilan dan Timses Paslon? Apa kata Dilan dan Partai Politik? Apa kata Dilan dan KPU? Apa kata Dilan dan Panwaslu? Apa kata Dilan dan kalian?

Reporter : Furkan As
Editor      : Muh. Ainul B