Kembangkan Pariwisata Dibagian Timur, IMAPALA UNMER Malang Bidik Desa Sangiang
Cari Berita

Advertisement

Kembangkan Pariwisata Dibagian Timur, IMAPALA UNMER Malang Bidik Desa Sangiang

Minggu, 18 Februari 2018

Foto : Tim IMAPALA UNMER Malang
Indikatorbima.com - Tim dari Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Merdeka (IMAPALA UNMER) Malang bidik potensi pariwisata di Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Tim yang terdiri dari 9 anggota tersebut, akan melakukan penelitian terkait potensi pariwisata yang ada di Desa Sangiang dan Pulau Sangiang, Minggu (18/02/18).

"Karena Sangiang sendiri memiliki potensi besar untuk jadi tempat wisata dan juga belum banyak orang yang tau tentang Sangiang," ungkap Bambang ketika ditanya kenapa tim IMAPALA UNMER Malang memilih Desa Sangiang sebagai tempat penelitian pengembangan pariwisata. 

Bambang selaku ketua tim mengatakan, bahwa kedatangan mereka di Desa Sangiang dalam rangka melakukan penelitian tentang potensi-potensi pariwisata di Indonesia bagian timur. 

"Tujuan kita pengembangan wisata di Indonesia bagian Timur," ungkapnya Kepada Indikator Bima. Lebih lanjut Bambang mengungkapkan, bahwa timnya akan melakukan penelitian dengan mengumpulkan data-data tentang potensi pariwisata di Desa Sangiang dan Pulau Sangiang.

"Kita mencari data juga, apakah Desa Sangiang dan pulau sangiang sendiri bisa di jadikan tempat wisata apa tidak. Karena untuk di jadikan tempat wisata harus ada beberapa unsur yang mendukung," jelasnya.
Foto : Tim IMAPALA UNMER Malang ketika disambut oleh Sekdes Sangiang.
Selain melakukan penelitian, tim IMAPALA UNMER Malang juga akan melakukan kegiatan bakti sosial dan dalam waktu dekat akan menaklukan kegagahan Gunung Sangiang.

"Agenda dan kegiatan kita sndiri kita akan melakukan kegiatan bakti sosial di desa sangiang, dan membuka jalur resmi untuk pendakian ke Puncak Sangiang," kata Bambang.

Tim IMAPALA UNMER Malang yang terdiri dari 9 orang tersebut, yaitu Bambang sebagai ketua team dan kordinator lapangan, Loginus sebagai sekertaris team, Alaps sebagai dokumenter, Ricko sebagai penanggung jawab kesehatan, Yunus sebagai penanggung jawab peralatan team, Dedy sebagai penanggung jawab perijinan, Vicky sebagai penanggung jawab logistik, Mevan pembantu dokumen, dan Fatir sebagai bendahara team.

Reporter : Furkan As
Editor      : Fuad D Fu