Kades Otoriter Masyarakat Gelar Aksi Demonstrasi
Cari Berita

Advertisement

Kades Otoriter Masyarakat Gelar Aksi Demonstrasi

Jumat, 09 Februari 2018

Foto : Korlap aksi ketika berorasi
Indikatorbima.com - Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Front Masyarakat Perduli Desa Dorebara menggelar aksi demonstrasi di kantor pemerintah Desa Dorebara dan kantor Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Masa aksi menuntut pengangkatan, pemberhentian, dan proses perekrutan perangkat Desa Dorebara dibatalkan, Jum'at (09/02/18).

Aksi demonstrasi yang berlangsung di kantor pemerintah Desa Dorebara mendapat tanggapan yang tidak sesuai dengan keinginan masa aksi, hingga akhirnya kepala desa Dorebara diajak oleh masa aksi untuk sama-sama menuju kantor Camat.

"Pihak camat berjanji tidak akan mengeluarkan rekomendasi apapun kaitan dengan perekrutan perangkat desa baru dan mereka secepatnya akan membahas dua masalah tersebut bersama ketua komisi 1 DPRD Dompu,SEKDA,DPMPD dan asisten 3," kata Slamat Abadi Sentosa (Bdel) selaku korlap aksi kepada Indikator Bima. 

Aksi demonstrasi yang berlangsung di dua titik tersebut berlangsung cukup aman dan damai. Adapun tuntutan dalam pernyataan sikap masa aksi tersebut, terdiri dari beberapa point yang ditujukan kepada :

A. Kepala Desa Dorebara :
1. Hentikan semua proses perekrutan perangkat desa baru.
2. Segera hentikan semua isu dan wacana pemberhentian semua perangkat desa yang lama, BPD, tim sebelas, ketua RT, dan pelaksana tugas tekhnis lannya di desa Dorebara.
3. Segera bekerja secara terbuka dan bersih dari KKN, bebaskan masalah masyarakat Dorebara sesuai visi dan misi kampanye.
4. Segera bekerja susun agenda pembangunan bersama-sama dengan BPD dan seluruh masyarakat Dorebara, jangan hanya dengan "bupati sigi to'i.
5. Segera membuat surat pengunduran diri karena telah bekerja melanggar peraturan dan menghianati rakyat, sebelum masyarakat bertindak brutal.

B. BPD :
1. Tetap mengawasi kinerja pemerintah desa secara kritis dan bertanggungjawab.
2. Melindungi kepentingan masyarakat desa Dorebara dari sikap otoriter kepala Desa.
3. Segera mengeluarkan surat rekomendasi pemberhentian kepala Desa.

C. Bupati, BPMPD, dan Camat :
1. Segera memberhentikan kepala Desa Dorebara, karena sudah melanggar peraturan dan menghina amanat rakyat.
2. Jangan mempercayai lagi oknum "bupati sigi to'i" yang selalu memanfaatkan nama besar Bupati untuk kepentingan pribadinya.
3. Jangan pernah memberikan rekomendasi pengangkatan perangkat desa Dorebara yang baru yang melanggar peraturan dan meresahkan masyarakat.

Reporter : Furkan As
Editor      : Fuad D Fu