Kades Karampi Terima Laporan Terkait Aktivis yang Diduga Menipu Warga
Cari Berita

Advertisement

Kades Karampi Terima Laporan Terkait Aktivis yang Diduga Menipu Warga

Sabtu, 17 Februari 2018

Foto : Kepala Desa Karampi Drs. Rifdun H. Hasan
Indikatorbima.com - Kepala Desa Karampi Drs. Rifdun H. Hasan mengaku telah menerima laporan dari warga soal adanya dugaan penipuan yang dilakukan oleh aktivis Desa Karampi. Dugaan penipuan tersebut, berupa pengambilan uang sebesar 1,5 juta rupiah yang dilakukan oleh aktivis terhadap warga dengan menjanjikan mesin bot 23 PK. Namun hingga hari ini, mesin Bot yang dijanjikan belum juga diterima oleh warga, padahal warga sudah menyerahkan uang, Sabtu (17/02/18).  

"Warga Karampi lapor ke saya bahwa ada aktivis yang menipunya dengan uang Rp. 3.000.000, dengan menjanjikan mesin bot 23 PK, tapi sampai saat ini sekitar satu tahun belum juga ada, sedangkan perjanjian cuma 10 hari," kata Kades Karampi melalui WhatsApp.

"Ya orangnya langsung yang datang lapor dan tiga kepala keluarga yang ditipu seperti itu. Masing-masing satu juta lima ratus," tambah Drs. Rifdun H. Hasan kepada Indikator Bima.

Lebih lanjut Kades Karampi menjelaskan berdasarkan laporan warga, bahwa aktivis tersebut menjanjikan mesin kepada warga dengan catatan warga harus membayar terlebih dahulu.

"Mesin itu dijanjikan ke masyarakat dengan catatan dikasi dulu uang 1.500.000/Orang kata dua orang warga saya yang melapor, tapi mesin itu ternyata bohong cuman dia menipu warga tersebut, ini sudah berlangsung satu tahun," jelasnya.

Ia pun menegaskan, bahwa dirinya akan meminta pertanggungjawaban kepada aktivis tersebut dengan meminta janji mesin itu dipenuhi atau mengembalikan uang warga. Jika tidak dirinya bersama warga akan melaporkan aktivis yang dimaksud atas dugaan tindak pidana penipuan.

"Saya akan minta pertanggung jawaban mereka, dan orang-orang yang punya uang ini akan menuntut sampai dia memberikan uang nya atau mesin dan jika tidak akan dilaporkan ke Polisi sebagai penipuan," tegasnya.

"yang janji mesin itu aktivis hebat Afriadin SH," ungkapnya.

Menanggapi pernyataan Kades Karampi tersebut, Afriadin selaku aktivis yang disebut-sebut namanya diatas dengan santai menyuruh kades melaporkan kasus itu jika benar.

"Suruh lapor aja kalau itu benar," kata Afriadin kepada Indikator Bima melalui WhatsApp.

Reporter : Subhan Forest
Editor      : Furkan As