DPD IMM NTB: Politik Tanpa Gaduh
Cari Berita

Advertisement

DPD IMM NTB: Politik Tanpa Gaduh

Minggu, 11 Februari 2018

Foto : Penulis
Indikatorbima.com - Isu politik memang isu yang sangat seksi dibicarakan. Baik di kalangan politisi sendiri, praktisi, akademisi sampai masyarakat awam sekalipun tidak mau ketinggalan bicara soal politik. Itu hal yang wajar, sebab setiap orang memiliki hak politik masing_masing dan dijamin oleh konstitusi. Apalagi bicara politik adalah untuk kepentingan kekuasaan. Bicara kekuasaan bicara figur seorang pemimpin, tentu setiap orang memiliki hak politik untuk memilih kriteria pemimpin idaman sesuai kehendaknya. 

Propinsi Nusa Tanggara Barat (NTB) masuk sebagai nominasi PILKADA serentak 2018 baik tingkat provinsi maupun 3 kab/kota (Lobar, Lotim dan Kota Bima). Pertarungan politik tim sukses (tim pemenang) masing_masing calon sudah dimulai, walapun KPU belum keluarkan pengumuman resmi pasangan calon yang bertarung. Adu strategi dan rencana program sudah mulai ramai, baik melalui spanduk (alat peraga kemapanye) maupun sosmed. Itu semua cara tim pemenang mempengaruhi masa pemilih walau tidak 100% manjur. Tapi itulah kerja politik.

Kita harus sadar tidak semua calon peserta PILKADA akan keluar menjadi pemenang yang walaupun setiap calon punya sahwat/ambisi politik untuk menang. Lawan politik bukan lawan yang harus dihabisi dengan segala cara, sehingga cara_cara busukpun dibenarkan agar menang. Siapapun yang menang itulah realita politik yang harus diterima oleh setiap peserta pemilu (calon).

Pripinsi NTB yang tersebar dalam dua pulau besar yaitu Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok. Dalam pulau tersebut terbagi dalam tiga suku besar yaitu Suku Mbojo, Samawa, dan Sasak. Tentu memiliki karaktet masyarakat dan corak pemilih yang berbeda. Oleh sebab itu menjadi penting bagi seluruh eleman baik itu pemerintah, penyelanggara pemilu, peserta pemilu bekerja sama menciptakan suasan politik yang harmonis dan bersahabat. Singkatnya "politik tanpa gaduh" itu istilah yang kami populerkan.

Kesadaran menciptakan iklim politik yang santun dan damai tentu harus disadari oleh semua pihak. Terutama bagi peserta pemilu (calon yang bertarung) dan semua tim suksesnya. Silakan adu strategi dan program yang sehat. Jauhi cara_cara busuk dalam politik seperti money politik maupun kampanye hitam yang pada akhirnya sampai pada politik adu domba. NTB yang didomisi kultur religinya harus kita jaga. Menjaga kestabilan politik menjadi tanggung jawab semua.

Kami mengajak seluruh masyarakat NTB untuk ambil bagian memberi adukasi politik (pendidikan politik) yang santun terhadap masyarakat. Jauhi provokasi, perangi politik uang, awasi kampanye hitam. Dengan begitu setuasi NTB akan aman dan terkendali. Tentu itu harapan kita semua sebagai masyarakat NTB. Politik Tanpa Gaduh harus menjadi jargon bagi semua.

Penulis : Supratman (Ketua Umum DPD IMM NTB).