Dituding Mengancam dan Minta Uang, Ini Tanggapan Aktivis Pelapor Mark Up ADD
Cari Berita

Advertisement

Dituding Mengancam dan Minta Uang, Ini Tanggapan Aktivis Pelapor Mark Up ADD

Rabu, 07 Februari 2018

Foto : Afriadin, SH.
Indikatorbima.com - Pernyataan Kades Karampi Drs. Rifdun H. Hasan yang menuding Afriadin, SH. pernah mengancam dan meminta uang tutup mulut kepada Kades Karampi dianggap sebagai fitnah dan penghinaan. Afriadin pun akan melaporkan Kades Karampi kepada Mapolres Bima Kota setelah sebelumnya pernah melaporkan Kades Karampi kepada Kejaksaan Negeri Raba Bima terkait kasus dugaan Mark Up ADD, Rabu (07/02/18).

Berita terkait : Dilaporkan Atas Diduga Mark Up ADD, Kades Karampi Ungkap Buruknya Perilaku Aktivis

Afriadin tidak terima dengan tudingan tersebut, menurutnya tudingan yang dilakukan oleh Kades Karampi adalah penghinaan, fitnah, dan menebar kebencian melalui media sosial yang sudah menyerang kehormatan dirinya. 

"Pernyataan mas Rifdun Kades Karampi itu nanti akan dimintai pertanggungjawaban secara hukum terkait penghinaan, fitnah dan mengumbar-umbar kebencian di media sosial, sebagaimana yang tertuang dalam UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE pasal 27 ayat 3," tuturnya kepada Indikator Bima.

Menurut Afriadi, kebenaran dirinya meminta uang dan mengancam Kades Karampi Drs. Rifdun H. Hasan adalah opini semata yang akan dibuktikan dengan proses hukum lebih lanjut.

"Nanti hukum yang berbicara, apakah tudingan itu benar-benar saya yang melakukan atau mas Rifdun yang berbohong dan mencoba membangun opini baru supaya saya tidak melanjutkan lagi laporannya di Kejari Raba Bima," terang Putra Asal Desa Karampi Ini.

Pemuda Lulusan Sarjana Hukum ini juga mengatakan, bahwa dirinya akan melaporkan secara resmi tudingan yang dianggapnya fitnah tersebut kepada Mapolres Kota Bima. Afriadi SH sangat menyayangkan apa yang disampaikan oleh Kades Karampi Drs. Rifdun H. Hasan sebagai pemimpin di Desa Karampi.

"Ini adalah masalah serius dan ingat ini sudah menyerang kehormatan saya, siapapun saya lawan. besok saya akan melaporkan secara resmi di Mapolres Bima Kota terkait tudingan, fitnah yang di sampikan saudara Rifdun," tegas Afriadin. 

"Dia kan sesungguhnya panutan umat, tidak sewajarnya menuduh orang atau memfitnah orang sembarangan begitu," tutup Afriadi.

Reporter : Subhan Forest
Editor      : Furkan As