Bosan Menunggu Janji Bupati Bima, Warga di Wera Blokir Jalan
Cari Berita

Advertisement

Bosan Menunggu Janji Bupati Bima, Warga di Wera Blokir Jalan

Sabtu, 03 Februari 2018

Suasana Pemblokiran jalan tadi pagi di Desa Ranggasolo
Indikatorbima.com - Kecewa dan marah dengan pemerintah Kabupaten Bima yang tidak menepati janji untuk memperbaiki jalan, Puluhan warga Desa Ranggasolo, Kecamatan Wera Kabupaten Bima pagi ini, sekitar pukul 09.00 WIB. Melakukan aksi pemblokiran jalan di Desa Ranggasolo menggunakan traktor, kayu, pohon, dan rumah jaga. Akibatnya, jalan lintas Sangiang-Tawali macet total, Sabtu (03/0218).

"Terjadinya pemblokir jalan ini karena kebanyakan janji-janji manis oleh pihak pemerintah daerah. Sudah 5 bulan janji itu di tunggu oleh masyarakat," ujar Chymen salah satu warga Desa Ranggasolo kepada Indikator Bima.

Pihak Kapolsek Wera, Danramil TNI Wera, bersama pemerintah Kecamatan Wera sempat meminta warga untuk membuka jalan, namun warga enggan membuka jalan tersebut, sebelum Bupati Bima turun langsung ke Lokasi.

"Masyarakat Desa Ranggasolo tidak mau buka jalan itu sebelum turun langsung Bupati Bima di tempat itu untuk merealisasikan janjinya," terang Chymen.

Selain kecewa dan marah dengan ulah pemerintah Kabupaten Bima, alasan lain warga melakukan pemblokiran jalan, karena tidak sedikit pengendara yang menjadi korban kecelakaan akibat kondisi jalan licin, becek dan berlumpur. Diketahui, penyebab jalan licin, becek, dan berlumpur karena ulah pemdes Ranggasolo yang menimbun aspal dengan tanah berlumpur. 

"Banyak orang-orang yang lewat di jalan ini mengalami kecelakaan akibat jalanan licin," kata warga lainnya.

Sementara itu, beberapa hari sebelumnya. Indikator Bima sempat meminta tanggapan kepala Desa Ranggasolo terkait upaya penimbunan jalan tersebut. Menurut pengakuan Kepala Desa Ranggasolo, penimbunan tersebut dilakukan karena jalan digenangi oleh air, dan tindakan itu diakuinya sudaj di ketahui oleh Wakil Bupati Bima.

"Kami menimbun jalan itu karna jalan itu sudah terjadi genangan air. Dan jalan penimbunan itu sudah di ketahui oleh wakil bupati bima," kata Jamaludin kepada Indikator Bima.

Reporter : Tri Sutrisno
Editor      : Furkan As