Belum Sempat Registrasi, SIM Prabayar Anda Akan Diblokir Secara Permanen?
Cari Berita

Advertisement

Belum Sempat Registrasi, SIM Prabayar Anda Akan Diblokir Secara Permanen?

Rabu, 28 Februari 2018

Ilustrasi (foto : Pannondoktor.hu)
Indikatorbima.com - Untuk kamu yang belum melakukan registrasi ulang SIM Prabayar pada hari Rabu (28/02/18) diharapkan segera melakukan regisrasi ulang. Meski SIM Prabayar kamu tidak akan diblokir secara permanen, namun tetap dihimbau untuk segera melakukan registrasi ulang. Sebab, mulai hari ini, terhitung sejak 28 Februari akan dimulai perhitungan mundur pemblokiran secara bertahap untuk kartu prabayar yang belum registrasi ulang, Rabu (28/02/18).

Dilansir dari tirto.id Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan, bahwa pengguna SIM Prabayar yang belum mendaftar hingga 28 Februari, masih ada kesempatan hingga bulan April 2018. Sebelum benar-benar diblokir secara permanen.

“Jadi daftar masih boleh terus. Jadi banyak salah informasi, yang perlu saya luruskan adalah pendaftaran kartu prabayar boleh sampai bulan April,” kata dia kepada Tirto, Selasa malam.

Sesuai dengan Peraturan Kementerian Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, alur pemblokiran secara bertahap adalah sebagai berikut:

1. Bagi yang belum melakukan registrasi ulang sampai 30 Maret 2018, maka mulai tanggal 31 Maret akan dilakukan blokir layanan telepon keluar dan SMS keluar.

2. Jika belum juga dilakukan registrasi kartu prabayar sampai 14 April, maka mulai tanggal 15 April pemblokiran juga akan dilakukan untuk telepon masuk dan SMS masuk.

3. Jika belum juga dilakukan registrasi kartu prabayar sampai 29 April, maka mulai tanggal 30 April ditambah blokir layanan Internet.

Pada periode hitung mundur pemblokiran, masyarakat tetap bisa melakukan SMS registrasi ulang ke 4444 sampai dengan habis masa berlaku kartu SIM. Namun demikian, jika hingga waktu yang ditentukan belum juga melakukan registrasi, maka SIM Card tersebut akan diblokir secara permanen.

“Kalau besok (Rabu, 28 Februari) masih belum sempat, tetap kartunya tidak mati. Tapi hanya tidak bisa menerima atau enggak bisa mengirim (pesan) begitu,” kata Zudan.

Sebagaimana dilansir dari tirto.id Sebagaimana yang diketahui, Registrasi Kartu SIM 1 NIK hanya boleh Punya 3 Kartu. Kebijakan registrasi ulang kartu prabayar ini membatasi 1 orang dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP hanya boleh memiliki 3 kartu SIM. Bagi masyarakat yang memiliki usaha, maka nomor keempat harus didaftarkan di gerai milik operator agar tercatat dengan jelas. 

“Jadi penduduk tetap diberi kesempatan mendaftar banyak, yang 3 lewat online, selebihnya lewat gerai,” kata Zudan. sebagaimana dilansir dari tirto.id

Reporter : Furkan As
Editor      : Fuad D Fu