Aneh Bin Ajaib! Mata Air di Pulau Sangiang ini Tetap Panas Meski Musim Hujan
Cari Berita

Advertisement

Aneh Bin Ajaib! Mata Air di Pulau Sangiang ini Tetap Panas Meski Musim Hujan

Jumat, 16 Februari 2018

Foto : Mata air panas di Pulau Sangiang, Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.
Indikatorbima.com - Aneh bin ajaib! Mata air panas yang berada di So Kalo Pulau Sangiang, Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima NTB ini sangat unik dan misterius. Pasalnya mata air yang jaraknya lebih kurang 5 meter dari bibir pantai ini sangat panas ketika pagi sekitar jam 06.00-07.00 WITA sedangkan padan jam 10.00 WITA keatas akan hangat saja.

"Kalau pagi jam 6 sampai 7 panas. sekitar jam 10 keatas cuman hangat," ujar Yoni usai menikmati kehangatan air tersebut. 

Mata air yang bersumber diantara bebatuan ini juga aneh, suhunya tidak pernah berubah. Baik dimusim hujam, maupun dimusim kemarau. Air ini tetap panas dan hangat seperti biasanya.

"Air panas ini tidak pernah berubah antara musim hujan dan panas," tutur Yoni yang juga seorang anggota Kesatuan Perlindungan Hutan (KPH) Maria Donggomasa Resort Wera kepada Indikator Bima.

Pengunjung akan terheran-heran ketika merasakan keunikan, keanehan dan juga kemisteriusan air panas tersebut. Masyarakat setempat biasa menyebutnya dengan bahasa Bima, yaitu Oi Pana atau dalam bahasa Indonesia disebut Air Panas.

Akses jalan yang bisa ditempuh adalah dengan menggunakan perahu/bot warga setempat. Waktu tempuh yang dibutuhkan dari bibir pantai Desa Sangiang menuju Pulau Sangiang sekitar satu jam. Selain menikmati keunikan mata air panas tersebut, pengunjung juga akan disambut hangat oleh warga yang menetap di Pulau Sangiang bersama dengan keindahan alam lainnya.

Pengunjung juga akan melihat betapa indah dan mengesankannya gedung-gedung peninggalan sejarah peperangan antara Belanda dan Jepang dulu, seperti misalnya bangunan Mushollah, dan Sekolah. Selain itu, pengunjung juga dapat melakukan kegiatan-kegiatan seperti berkemah, mancing ikan dan lain-lain.

Reporter : Furkan As
Editor      : Fuad D Fu