Tidak Tahu Masalahnya Apa, Warga Lambitu ini di Tembak Oknum Polisi
Cari Berita

Advertisement

Tidak Tahu Masalahnya Apa, Warga Lambitu ini di Tembak Oknum Polisi

Minggu, 21 Januari 2018

Foto : Kondisi Ahmadin ketika ditemui oleh wartawan indikator bima di kediamannya, Sabtu (20/01/18).
Indikatorbima.com - Sekitar pukul 23.00 WITA Jumat, (19/1/2018) lalu seorang warga asal Desa Londu, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima. Ahmadin (35) tiba-tiba ditembak oknum polisi hingga mengalami luka dibagian paha kanan (depan), disekitar pantai kalaki (100 meter setelah Hotel Kalaki Beach) Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Minggu (21/01/18).

Menurut keterangan dari Korban Ahmadi, Ia bersama dengan keponakannya M. Sidik (22) sedang berjalan mencari anjing liar tiba-tiba ditembak. Penembakan dilakukan oleh salah satu dari dua personil/anggota Polres Panda Kabupaten Bima menggunakan peluru karet. 

"Dengan tiba-tiba salah seorang polisi menembak ke atas sebagai peringatan, akan tetapi kami tidak mendengarnya, dengan tiba-tiba polisi menembak saya dan mengenai paha sebelah kanan saya dengan peluru karet," tuturnya kepada Indikator Bima.

Akibat tembakan tersebut, Ahmadin mengalami luka dibagian paha kanan (depan), sementara Sidik (22) warga Desa Teta 1, Desa Teta, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, mengalami luka memar dibagian kepala akibat dipukul pakai pistol.
Lebih lanjut Ahmadin mengatakan, usai dirinya terkena tembakan, dirinya bersama keponakannya di angkut menggunakan mobil menuju rumah sakit umum Bima. 

"Oleh ke dua polisi yang kami tidak tahu identitasnya itu, akhirnya kami diangkut ke mobil polisi untuk di bawa ke Rumah sakit Umum daerah Bima," ungkapnya.

Ketika wartawan Indikatorbima.com menanyakan motif terjadinya penembakan tersebut, korban mengaku tidak tahu apa-apa.

Baca juga : Ini Kronologis Penembakan Warga Lambitu Oleh Anggota Polres Panda

Sampai dengan berita ini ditulis, pihak Polres Panda, Kabupaten Bima masih dalam proses konfirmasi.

Reporter : Taufiqurrahman
Editor      : Subhan Forest