Terkait Musibah Longsor di Sangiang, Pemuda Wera Datangi Kantor Camat
Cari Berita

Advertisement

Terkait Musibah Longsor di Sangiang, Pemuda Wera Datangi Kantor Camat

Senin, 29 Januari 2018

Foto : Kondisi puluhan rumah warga dusun Bronjong yang terancam oleh longsor.
Indikatorbima.com - Front Peduli Rakyat (FPR) Bima mendatangi kantor Kecamatan Wera, Kabupaten Bima NTB. Kedatangan mereka yang disambut langsung oleh Camat Wera H. Ridwan dalam rangka mendesak pemerintah daerah untuk segera bertindak menangani musibah longsor yang terjadi di Dusun Bronjong Desa Sangiang, Senin (29/01/18).

Permasalahan longsor di Dusun Bronjong, Desa Sangiang dirasa tidak mendapat perhatian dari pemerintah, sehingga perlu adanya tindak lanjut. Permasalahan tersebut tidak hanya kali ini saja dibahas, namun sudah berkali-kali dan tetap saja tidak mendapatkan solusi terbaik yang menghasilkan tindakan.

Kedatangan Front Peduli Rakyat tersebut, meminta pemerintahan Kecamatan Wera, agar segara melakukan komunikasi secara serius dengan pemerintah daerah untuk turun langsung ke lokasi melakukan survey dan meminta kepada pemerintahan daerah untuk segera menganggarkan penanggulangan longsor.

"Sampai hari ini tidak ada perhatian serius dari pemerintah daerah dan DPRD kabupaten Bima terkait nasib warga Dusun Bronjong Desa Sangiang yang ada dikawasan longsor tersebut," ujar Ramdin salah satu anggota FPR kepada Indikator Bima.

"Karena ini adalah darurat bencana Sekiranya DPRD dan pemerintahan daerah menganggarkan secara cepat untuk menanggulangi longsor tersebut," tambahnya.
Foto : usai menyampaikan tuntutannya Front Peduli rakyat melakukan foto bersama dengan pemerintah Kecamatan Wera.
Menanggapi tuntutan dari para pemuda tersebut, pemerintah Kecamatan Wera melalui Camat Wera H. Ridwan mengaku siap untuk membantu menindak lanjuti aspirasi pemuda. Bahkan pihaknya akan segera melakukan survey langsung ke lokasi longsor yang dimaksud.

"Kami siap untuk membantu menindaklanjuti terkait masalah ini, bahkan hari ini kita akan melakukan survey langsung ke tempat kejadian longsor tersebut", ujarnya.

Berita terkait : Puluhan Rumah Warga Terancam Hancur, Pemerintah Masih Diam 

Sebagaimana, pemberitaan sebelumnya. pemerintah Desa Sangiang sudah pernah membahas permasalahan longsor yang di alami oleh warganya tersebut, namun pihaknya mengaku tidak bisa menangani karena masalah longsor membutuhkan biaya yang sangat mahal.

"Soal bronjong pernah di usulkan dan dibicarakan pada saat Musdes tapi itu sudah masuk perencanaan daerah karna mengingat pekerjaan itu butuh anggaran besar," kata Sekertaris Desa Sangiang, Nasrullah, S.Hut kepada Indikator Bima beberapa waktu yang lalu.

Reporter : Amar El Real
Editor      : Furkan As