Perawan Suci Maria Salah Satu Isteri Baginda Nabi SAW di Surga
Cari Berita

Advertisement

Perawan Suci Maria Salah Satu Isteri Baginda Nabi SAW di Surga

Selasa, 23 Januari 2018

Ilustrasi
Indikatorbima.com - Dari sekian milyar perempuan di dunia, Mariyam atau Maria adalah yang paling special. Bukan karena kedudukannya sebagai perempuan tapi lebih karena ada amanah yang menghuni di rahimnya. Setidaknya tiga agama besar yang berkepentingan terhadap Maria berikhtilaf tentang siapa dan kedudukan Maria.

Yahudi menyebut Maria sebagai perempuan jalang, pezina dan melahirkan anak haram. Sementara Nasrani mengagungkannya sebagai perawan suci yang melahirkan Putra Allah di surga. Dua agama ini meski memiliki aroma permusuhan yang kuat tapi tak berlangsung masif, lebih karena Yahudi berjumlah sangat sedikit dan tak banyak bersinggungan pada wilayah praksis.

Maria adalah perempuan yang sangat taat beribadah dan tidak pernah bertemu dengan laki-laki bukan muhrim. Ia mewakafkan dirinya untuk menjadi pelayan Tuhan. Maria tinggal disebelah timur masjid Al maqdis.

Nama lengkap Maria adalah: Maria binti Imran bin Basyim bin Amon bin Manasye bin Hizkia bin Ahas bin Yotam bin Azarya bin Amazia bin Yoas bin Ahazia bin Yoram bin Yosafat bin Asa bin Abia bin Rahabean bin Sulaiman bin Dawud. Allah telah memilih keluarga Adam, Nuh, Ibrahim dan Imran dan keturunannya melebihi segala umat.

Ketika isteri Imran mengandung dia berdoa:"Ya Tuhanku sesungguhnya aku bernazar kepada-Mu agar janin yang ada dalam kandunganku menjadi hamba yang mengabdi kepada-Mu. Setelah bayi itu lahir dia berkata: "Ya Tuhanku aku telah melahirkan anak perempuan. Dan aku memberinya nama Maryam. Dan aku mohon kepada-Mu agar dia dan anak cucunya dijauhkan dari syetan. Dan Allah menerima dengan penerimaan yang baik. 

Allah menyerahkan pemeliharaannya kepada Zakariya. Dan setiap kali Zakariya datang di mihrabnya selalu ada makanan dan minuman di sisinya. Zakariya berkata: "Wahai Maryam dari mana kau dapatkan makanan dan minuman itu. Maria menjawab: "itu dari Allah, sesungguhnya Allah memberi rizki kepada siapapun yang dikehendaki tanpa perhitungan".

Imam Thabrani meriwayatkan bahwa nabi saw bersabda: sesungguhnya Allah telah menikahkanku dengan Maryam binti Imran, Aisiyah isteri Firaun dan Kultsum kakak perempuan Musa". Dengan teks yang sama Al Hafidz Abu Ya'la meriwayatkan bahwa nabi saw bersabda: Tahukah kalian bahwa Allah telah menikahkan aku dengan Maryam binty Imran, Asiyah Binty Muzahim, dan Kultsum kakak perempuannya Musa".

Pada menjelang wafatnya Khadijah diberi tahu Rasulullah saw aku sesungguhnya sangat berat mengatakan ini wahai Khadijah namun adakalanya dalam ketidak senang an itu Allah memberikan kebaikan berlimpah tahukah kamu bahwa Allah telah memadhu kan mu dengan Maryam binty Imran, Asiyah binty Muzahim dan Kultsum kakak perempuan Musa",

Islam terjaga dari aqidah ghuluw. Berlebihan merendahkan seperti orang Yahudi merendahkan, dan berlebihan mengagungkan seperti orang Nasrani mengagungkan. Islam tetap proporsional di tengah. Al Islam Al aw sath ... Wallahu alam
Penulis : @nurbaniyusuf Komunitas Padhang Makhsyar