Pemuda Protes, Pemdes Hidirasa Diduga Melakukan Penggelapan APBdes
Cari Berita

Advertisement

Pemuda Protes, Pemdes Hidirasa Diduga Melakukan Penggelapan APBdes

Rabu, 17 Januari 2018

Suasana pertemuan pemuda Desa Hidirasa dan beberapa perangkat Desa di kantor Desa Hidirasa.
Indikatorbima.com - Pemuda Desa Hidirasa, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima kembali mendatangi kantor pemerintah Desa Hidirasa untuk mengklarifikasi terkait dugaan penggelapan APBDes tahun 2017. Kedatangan mereka hanya disambut oleh BPD dan perangkat Desa lainnya. Sementara Kepala Desa dan Bendahara tidak ada di tempat, Rabu (17/01/18).

Diduga pemerintah Desa Hidirasa melakukan penggelapan APBDes tahun anggaran 2017. Dalam keterangan papan informasi belanja desa tentang rincian penggunaan APBdes tahun anggaran 2017 dikatakan, bahwa belanja bidang pemberdayaan masyarakat desa dalam kegiatan penyediaan alat kerja pertukangan menghabiskan anggaran sebesar 17 juta rupiah, begitupun tertera dalam LPJ akhir tahun 2017. Sementara realisasi/alokasi penyediaan alat pertukangan tersebut hanya tiga saja, yaitu Bor, Gergaji, dan mesin serut. Ketiga alat tersebut diketahui tidak mencapai harga 3 juta rupiah.

"Cuman saya yang menerima alat itu, dan tiga alat itu harganya sekitar 3 juta saja, nggak sampai 17 juta," ungkap Saiman warga Desa Hidirasa penerima manfaat alat pertukangan tahun anggaran 2017 kepada Indikator Bima.

''Anggaran sebagian dikemakan? ketua BPD selaku pengontrol dan mengawal kenerja pemerintah desa hidirasa'' ujar Taufik salah satu pemuda Desa Hidirasa ketika berkunjung di kantor Desa Hidirasa.

Foto : papan informasi Desa Hidirasa tahun anggaran 2017 (belanja kegiatan penyediaan alat pertukangan).
Pada saat yang sama, Ketua BPD Desa Hidirasa mengaku tidak tau menau terkait masalah yang ditanyakan oleh beberapa pemuda tersebut. Namun ia mengakui, bahwa dirinya pernah mengesahkan anggaran yang dimaksud.

"Berkaitan anggaran pembelanjaan pemerintah Desa saya tidak tau menau, tapi saya mengakui kinerja saya sebagai mengesahkan program dan proyek pemerintah Desa Hidirasa. Kata Drs. Lukman.

Hal senada juga disampaikan oleh sekertaris Desa Hidirasa, ia mengatakan, bahwa untuk menjawab persoalan tersebut bukanlah wewenang dia. Melainkan wewenang kepala Desa.

"Saya tidak tau itu, tanyakan kepada kepala Desa," tutur Wawan Indrawan dengan sikap acuh ta acuh kepada para pemuda Desa Hidirasa. 

Diketahui, ketiga alat pertukangan tersebut sudah dikembalikan oleh Saiman kepada pemerintah Desa Hidirasa beberapa hari yang lalu. Sampai dengan berita ini ditulis, Kepala Desa Masih dalam proses konfirmasi.

Lanjut Baca : Terkait Adanya Dugaan Penggelapan Dana Desa, Kades : Itu Tidak Benar

Reporter : Jamil
Editor      : Fuad De Fu