Nasehat Mata Cantik Ukhti Demi Cinta Dalam Ikhlas
Cari Berita

Advertisement

Nasehat Mata Cantik Ukhti Demi Cinta Dalam Ikhlas

Sabtu, 06 Januari 2018

Foto : Penulis sedang duduk.
“Wahai shalehah … dengarkanlah ungkapan ini yang mungkin membuatmu sedikit tersentuh”

Wahai Ukhti…
Engkau merupakan sosok pribadi yang lembut, engkau pribadi yang sopan dalam bertutur kata, engaku juga memposisikan dirimu layaknya sebagai seorang ibu bagi anak-anaknya, engkau pula pribadi yang cerdas yang mampu membuat setiap orang mendekatimu merasa tenang dalam jiwanya.

Wahai Ukhti…
Nasehat darimu merupakan sebuah anugrah bagi diriku. Karena saya menyadari bahwa dalam diriku minim tentang ilmu pengetahuan untuk membimbingmu agar selalu menjadi perempuan shalihah.

Wahai Ukhti...
Maafkanlah saya si pendosa yang memeiliki keterbatasan ini, keterbatasan tentang bagaimana cara untuk menjadi seorang laki-laki yang sholeh, laki-laki yang tetap menjaga kehormatanmu.

Wahai Ukhti…
Maafkanlah saya si pendosa ini, yang telah begitu amat merendahkan diri dihadapanmu. Yang mungkin membuatmu merasa lelah dan jenuh karena ketidak pahaman ini.

Wahai Ukhti…
Tetaplah menjadi sosok ukhti yang selalu mempertahankan bak bidadari yang menjelma melalui “Nasehat Mata Cantikmu”.

Wahai Shalehah… “Lihatlah dengan mata hatimu betapa berarti dan pentingnya menjaga cinta dalam iklas bagi kehidupan orang lain”.

Penulis : Muhammad Shafir A.RD
Malang, 03 Januari 2018