Mahasiswa Jadi Tersangka, Kades Jambu dan Kapolsek Pajo Diduga Sekongkol
Cari Berita

Advertisement

Mahasiswa Jadi Tersangka, Kades Jambu dan Kapolsek Pajo Diduga Sekongkol

Sabtu, 27 Januari 2018

Foto : Bdel Dompu ketua Insan Cita Institute ketika berorasi di depan Kantor Pengadilan Dompu.
Indikatorbima.com - Penetapan M. Yusuf seorang mahasiswa asal Kabupaten Dompu menjadi tersangka pengerusakan papan informasi desa Jambu oleh penyidik Polsek Pajo atas laporan Kepala Desa Jambu, diduga sebagai upaya kriminalisasi hukum dan terjadi konspirasi antara Kepala Desa Jambu dan Polsek Pajo. Hal itu diungkapkan oleh Bdel Dompu ketua Insan Cita Institutute (ICI), Sabtu (27/01/18). 

"Bahwa ada dugaan kriminalisasi, sebab tindakan tersebut bagi saya merupakan bagian dari gerakan yang sengaja dilakukan untuk memangkas para pejuang kebenaran," ungkapnya.

Berita terkait : Kawal Sidang Praperadilan, ICI dan SMPJ Gelar Aksi Damai Minta Polsek Pajo Dicopot

Bdel Dompu mengatakan, bahwa upaya kriminalisasi hukum tersebut diduga atas dasar konspirasi antara Kepala Desa Jambu dan Kapolsek Pajo.

"Hal tersebut sengaja dilakukan karena kami menduga ada konspirasi antara kapolsek dan kades dalam hal ini sengaja mereka merespon laporan kades tersebut," terangnya.

Lebih lanjut, dikatakan sebagai upaya kriminalisasi hukum karena laporan Kades Jambu sangat cepat direspon oleh pihak kepolisian, sementara laporan masyaralat terkait adanya dugaan tindak pidana pungutan liar dalam pelaksanaan PRONA oleh oknum kades Desa Jambu tidak pernah diproses secara hukum. Padahal laporan masyarat tersebut, lebih dulu ketimbang laporan Kades Jambu. Oleh karenanya Insan Cita Institute akan tetap mengawal kasus dugaan pungli PRONA dan upaya praperadilan yang di ajukan oleh M. Yusuf.

"Kaitan dengan kasus prona tetap kami kawal bersama-sama dengan kawan-kawan Jambu, tanpa mengabaikan gugatan praperadilan yang sedang dijalani," jelas Bdel Dompu.

Bdel Dompu berharap, agar proses hukum tidak ditegakkan sebelah mata. Penegakan hukum harus berlaku adil, jika dugaan tindak pidana pengerusakan papan informasi Desa di proses secara hukum, maka pihak kepolisian juga harus memproses dugaan tindak pidana pungli yang dilakukan oleh oknum Kades Jambu. 

"Harapannya sih bagaimana kemudian proses penegakan supremasi hukum benar-benar berlaku adil agar tidak ada yang merasa dirugikan dan ada keseimbangan dalam hal ini pihak polres pun mesti progres juga menuntaskan kasus pungli itu karena bagaimana pun juga persoalan pungli lah awal dari terjadinya persoalan2 lainnya di Desa Jambu," harapnya.

Reporter : Syarif
Editor      : Fuad De Fu