Ketika Mahasiswa Menggugat, Polsek Pajo Tidak Hadir di Sidang Perdana Praperadilan
Cari Berita

Advertisement

Ketika Mahasiswa Menggugat, Polsek Pajo Tidak Hadir di Sidang Perdana Praperadilan

Rabu, 24 Januari 2018

Foto : Suasana sidang perdana praperadilan dengan agenda pembacaan permohonan di ruang Sidang Pemgadilan Negeri Dompu, Rabu (24/01/18).
Indikatorbima.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Pajo tidak hadir di sidang perdana gugatan praperadilan penetapan tersangka terhadap dua mahasiswa terkait kasus dugaan pengerusakan papan informasi Desa Jambu di Pengadilan Negeri Dompu NTB. Akibatnya hakim tunggal Sahriman Jayadi S.H.,M.H. menunda sidang praperadilan tersebut sampai dengan hari Rabu 31 Januari 2018 Minggun Depan, Rabu (24/01/18).

Baca : Gara-Gara Demo Kasus Dugaan Pungli Prona, Mahasiswa Ini Jadi Tersangka

Sidang praperadilan perdana di Pengadilan Negeri Dompu yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA dengan agenda pembacaan permohonan tersebut, tidak dihadiri oleh termohon. Kuasa hukum pemohon Abdullah, SH.,MH. Mengatakan, bahwa hal tersebut sudah biasa. Namun jika di persidangan selanjutnya tidak juga hadir, maka termohon akan di anggap tidak menggunakan haknya untuk membela diri. 

"Dalam hukum acara memang di mungkinkan untuk tidak hadir di sidang pertama. Tapi selanjutnya jika tidak hadir, akan dianggap tidak menggunakan haknya untuk membela diri," ungkapnya.

Pada saat yang sama, puluhan anggota Organisasi Swadaya Insan Cita Institute (ICI) dan Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Jambu (SMPJ) melakukan aksi damai di depan kantor Pengadilan Negeri Dompu dalam rangka mendukung dan mengawal persidangan dan berharap pengadilan objektif dalam penanganan dan pemutusan perkara.

Baca : Kawal Sidang Praperadilan, ICI dan SMPJ Gelar Aksi Minta Damai Polsek Pajo Dicopot

Sampai dengan berita ini ditulis, Kapolsek Pajo masih dalam proses konfirmasi.

Reporter : Syarif
Edotor     : Fuad De Fu