Kalender Syamsiyah dan Qamariyah Keduanya di Sebut Dalam Al quran
Cari Berita

Advertisement

Kalender Syamsiyah dan Qamariyah Keduanya di Sebut Dalam Al quran

Minggu, 07 Januari 2018

Al-quran (foto : Albert Sukmono Blog's)
Indikatorbima.com - Al quran mengisyaratkan perbedaan kalender syamsiyah dan kalender qamariyah jauh sebelum kalender gregorian pada abad 16 digagas. Dalam surah Al Kahfi Allah tabaraka wa taala memberikan kita pelajaran menarik tentang berapa lama para pemuda itu mati dan tinggal di gua. Di dalam surah Al Kahfi ayat 25 Allah berfirman: "Dan mereka tinggal di dalam gua mereka selama 300 tahun di tambah 9 tahun". Allah tabaraka wa taala tidak langsung menyebut 309 tahun. Jika dibaca sekilas, tak ada yang istimewa kenapa ditulis 300 ditambah 9 tahun.

Dalam sistem penanggalan syamsiyah dan qamariyah ada selisih 11 hari setiap tahunnya. Jika 300 tahun dikalikan 11 hari akan ada sekitar 3.300 hari yang kurang lebih setara dengan 9 tahun. Al Quran mengajarkan kepada kita tentang perbedaan itu. 300 tahun menurut hitungan kalender syamsiyah dan 309 tahun dihitung kalender qamariyah. Sungguh menarik.

Al quran menggunakan dua perhitungan sekaligus tanpa perbedaan. Dan digunakan secara ber-iringan, maka mestinya kita menggunakan secara proporsional dan tidak menjadikan dua sistem kalender syamsiyah dan qamariyah saling berhadapan, Bukan pula mengharamkan tahunnya tapi perayaan dan gaya hidup hedon dan kebiasaan pagan itu yang dilarang. Meski perayaan tahun Hijriah jika dilakukan dengan cara hedon sebaiknya juga dihindari.

Dalam surah Yunus 25 Allah taala menjelaskan dua perhitungan kalender syamsiyah dan qamariyah sebagai berikut: "Dia-lah yang menciptakan matahari bersinar dan rembulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah bagi perjalanan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perjalanan waktu. Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan kebesaran-Nya itu kepada orang orang yang mengetahui".

Kalender Syamsiyah pertama kali di perkenalkan oleh Numi Phumpillus pada tahun 750 SM pada awal berdirinya kerajaan Roma. Juni 46 SM dikoreksi Sosigenis lebih dikenal dengan kalender Yulian. Januari 350 M dikoreksi kembali yang kemudian dikenal dengan kalender Yustinian. 15 Oktober 1582 dikoreksi oleh Gregorian sejak itu mengalami perubahan menjadi penanggalan Masehi yang dinisbatkan pada kelahiran nabi Isa bin Maryam as.

Sejak itu pula kalender syamsiyah mengalami infiltrasi budaya, Nasrani mengkooptasi penghitungan berdasar matahari seakan mewakili agama Nasrani. Maka dimasukkanlah ritual-ritual ke agama-an didalamnya. Sedangkan qamariyah mewakili Islam kemudian keduanya saling berhadapan. Syamsiyah dan qamariyah keduanya milik Allah dan tidak mewakili golongan atau aliran apapun.

Kalender Hijriah pertama kali di publis pada bulan Agustus 638 masehi oleh Khalifah Umar Ibnu Khattab. Dengan awal penghitungan hijrah nabi saw dari Mekkah ke Madinah tanggal 15 Juli 622 Masehi.

Dua sistem penanggalan baik syamsiyah atau qamariyah keduanya legitimate dan diakui Allah dalam Kitab yang mulia. Tak ada perbedaan bagi keduanya: tak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah. Keduanya disebut setara sebagai sistem penghitungan tahun dan bilangan waktu.

Kalender syamsiyah dan qamariyah saling menggenapi, dan tak patut mempertentangkan-nya hanya kebetulan ada penyimpangan sedikit. Keduanya memiliki fungsi masing-masing sesuai kebutuhan. Di dalamnya ada manzilah-manzilah untuk mengetahui bilangan tahun dan waktu. Maha Besar Allah.

Untuk menentukan puasa ramadhan, hari raya Ied dan haji kita menggunakan kalender qamariyah, untuk bercocok tanam, pergantian musim dan lain lain kita menggunakan kalender syamsiyah, yang demikian itu ditentukan Allah dengan hak. 

Yang perlu kita lakukan adalah kembali membawa spirit Islam ke dalamnya agar semua aktifitas dan ritual yang berbau takhayul dan khurafat dihilangkan. Sikap berlebihan dalam merayakan hendaknya dihindari agar umat terhindar dari sikap subhat. Itulah substansi pesan Kyai Haji Haidar Nashir Ketua PP MUHAMADIYAH. Wallahu alam.

Selamat Tahun Baru Syamsiyah

Penulis : @nurbaniyusuf Komunitas Padhang Makhsyar