Inilah sebab mengapa guru dan siswa SMAN 2 Monta Segel Ruang Kepsek
Cari Berita

Advertisement

Inilah sebab mengapa guru dan siswa SMAN 2 Monta Segel Ruang Kepsek

Sabtu, 20 Januari 2018

Salah satu siswa yang terlibat dalam penyegelan ruang kantor kepsek SMAN 2 Monta, Kamis (18/01) kemarin.
Indikatorbima.com - Penyebab penyegelan ruang kantor kepala sekolah SMAN 2 Monta di Jl. Lintas Tente -Wane Ds. Sondo, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, menggunakan beberapa potong kayu yang dilakukan oleh seorang guru bersama dua orang siswa, Kamis (18/01) lalu, akhirnya terungkap. Penyegelan tersebut, dilakukan karena mereka kecewa dengan malasnya guru-guru untuk datang mengajar sesuai dengan jadwal yabg sudah di tetapkan, Sabtu (20/01/18).

Salah satu guru pelaku penyegelan mengatakan, bahwa penyegelan tersebut terpaksa dilakukan karena tidak normalnya proses kegiatan belajar dan mengajar di SMAN 2 Monta.

"KBM kembali Normal dan guru-gurunya tidak ada alpha," ungkap guru yg tidak mau disebutkan namanya kepada indikator bima melalui WatsApp.

"Saya segel itu, masalahnya sudah selesai. KBM tadi pagi sudah normal sesuai harapan," lanjutnya.

Lebih lanjut guru tersebut mengatakan, bahwa usai dilakukan aksi penyegelan tersebut, KBM kembali berjalan normal. Ia mengatakan masalah sudah bisa diatasi atas bantuan UPT layanan.

"Dan masalah sudah di atasi, dan selesai atas bantuan UPT layanan," katanya. 

Dikatakan pula, bahwa dalam waktu dekat akan dibuatkan surat pernyataan di atas materai untuk masing-masing guru dengan sanksi pemotongan honor apabila surat pernyataan tersebut dilanggar.

"Pokoknya dalam waktu dekat akan di buat surat pernyataan masing-masing guru di atas materai, dengan sanksi pemotongan honor dan di keluarkan apabila melanggar yang merujuk pada daftar hadir/jurnal masing-masing kelas sesuai jadwal mengajar," terangnya.

Baca juga : Kecewa! Dua Siswi ini Lakukan Aksi Protes Dengan Menyegel Ruang Kepsek

Sampai dengan berita ini ditulis, kepala sekolah SMAN 2 Monta masih dalam proses konfirmasi.

Reporter : Azizu
Editor      : Fuad De Fu