Dua Kisah Nyata Ini, Bikin Kamu Ingin Terus Berbuat Baik dan Berbenah Diri!
Cari Berita

Advertisement

Dua Kisah Nyata Ini, Bikin Kamu Ingin Terus Berbuat Baik dan Berbenah Diri!

Jumat, 26 Januari 2018

Ilustrasi (foto : beritatrenz)
Indikatorbima.com - "Dan tidak ada satupun makhluk yang berjalan di muka bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya” (Huud: 6). Allah memberitahukan di dalam ayat ini bahwa Allah memberi rezeki kepada seluruh makhluk yang berjalan di muka bumi ini. Tidak ada satu pun di antara hamba-hambanya yang beriman yang meragukan firman Allah Ta’ala di atas.

Firman Allah di atas, memperjelas dua kisah nyata berikut. Dua kisah nyata berikut ini menunjukan kepada kita semua  bahwa, berbuat baik tidak harus meminta balasan. Kita bisa berbuat baik dengan ikhlas karena Allah Swt.

1. Penolong yang Ditolong

Aku selalu membantu orang yang motornya rusak di tengah jalan, aku menolongnya tanpa pamrih, Hari itu aku kehilangan dompet waktu pergi kuliah, tempat kuliah ku lumayan jauh dari tempat tinggalku, tiba2 datang orang yang tak kukenal yang mengetuk rumahku dan mengembalikan dompetku tanpa ada barang yang hilang satu pun.

2. Kisah Dua Anak Kecil dan Nenek Lahu Penjual Jajan Kiling

Terik matahari membakar kulit wanita paruh baya, dia berjalan di atas trotoar, dengan terseok-seok punggungnya memikul beban yang sangat berat, baju yang koyak dan keranjang yang lusuh, sebut saja wanita paruh baya itu dengan nama ina lahu.

Beliau hidup sebatang kara, dia tidak memiliki anak dan tidak punya suami. Hidup hanya seorang diri untungnya dia masih punyak keahlian yaitu menjual jajan keliling, disitulah dia bisa menghidupkan diri, terkadang ina lahu juga diberi sedekah oleh tetangga- tetangganya. Alhamdulillah ucapnya, usai berjualan ina lahu segera pulang tak kenal lelah dan tak kena panas, dari jauh aku memantau melihat ada dua orang anak yang sedang menghampirinya yang laki-laki membawa kresek yang perempuan membawa celengan, entah apa yang mereka lakukan, ternyata tanpa disangka dan diduga kresek itu berisi beras dan celengan itu mereka kasih ke ina Lahu itu.

Aku bertanya kepada kedua anak itu kenapa kalian memberikan itu semua. Apakah orang tua kalian tidak marah, dengan entengnya anak-anak itu menjawab tidak kak, kami hanya ingin membantu nenek ini dan kami merasa kasihan, aku pun tercengang, kemudian aku bertanya lagi apakah kalian mengenal wanita ini, dengan serentak mereka menjawab tidak, kami memberikan ini karena kami tau kalau nenek ini membutuhkan bantua kami dan membutuhkan uang.

Kami tidak merasa dirugikan malahan kami bersyukur bisa membantu orang, karena kami tau rezeki seseorang sudah diatur oleh Allah. jadi kami tak perlu ragu untuk memberikannya. Kami sangat senang, karena Allah telah menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi kaumnya yang suka membantu dan suka bersyukur. 

Mendengar penjelasan anak tersebut aku jadi malu sendiri, betapa mulia hati anak anak itu, dalam hatiku berjanji akan membantu siapapun yang membutuhkan tanpa pamrih, ina Lahu pun telah hilang dari pandangan dan anak-anak itupun kembali masuk kerumahnya dan akupun beranjak dari situ dan merenungkan kejadian tersebut, subhanallah alhamdulilah walaillahaillallah.

Mulailah berbuat baik pada siapapun, kapanpun dan dimanapun, karena janji Allah itu pasti bagi orang-orang yang beriman.

Penulis : Nurmalasari