Antrian Pupuk di Desa Sumi, Petani dan Distributor Hampir Adu Jotos
Cari Berita

Advertisement

Antrian Pupuk di Desa Sumi, Petani dan Distributor Hampir Adu Jotos

Selasa, 23 Januari 2018

Foto : Suasana antrian pupuk di Jln. Dam Diwu Moro, Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima NTB.
Indikatorbima.com - Siang tadi sekitar pukul 12.00 WITA di Jln. Dam Diwu Moro, Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima NTB, puluhan petani kembali mengantri untuk mendapatkan pupuk di tokoh UD. Mekar. Sekalipun sudah mengantri lama, masih banyak petani yang belum mendapatkan pupuk. Bahkan salah seorang petani hampir adu jotos dengan penjual gara-gara harga pupuk yang dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan rapat warga di kantor camat beberapa waktu yang lalu, Selasa (23/01/18).

Salah satu petani yang mengantri, bapak Abdul Arsan mengaku kecewa karena tidak mendapatkan pupuk. Terlebih harga pupuk yang di jual oleh pemilik UD. Mekar di nilai tidak sesuai dengan kesepakatan hasil rapat warga bersama pemerintah Kecamatan Lambu beberapa waktu yang lalu.

"Saya kecewa karena tidak mendapatkan pupuk, dan yang lebih kecewa lagi harga pupuk yang dari 95 rb sesuai dengan kesepakatan rapat bersama Camat, Desa, Distributor dan masyarakat kemarin," ujarnya.

Awalnya, kepada para petani yang mengantri UD. Mekar menjual pupuk dengan harga 100 rb untuk satu sak, sementara hasil rapat bersama di kantor Camat beberapa waktu yang lalu sudah menyepakati, bahwa harga pupuk untuk satu sak adalah 95 rb. Namun karena para petani protes, bahkan hampir adu jotos, UD. Mekar akhirnya menjual pupuk dengan harga 95 rb.

"Tadi hampir berkelahi antara salah satu petani dengan penjual pupuk, tapi cepat dilerai oleh warga," ujar salah satu warga setempat.

Sementara itu bapak Adman pemilik UD.Mekar mengungkapkan, bahwa pupuk yang tersedia hanya 60 sak, itupun sebagiannya sudah dibawa dan dibagikan ke Desa Mangge. Ia pun mengatkan, bahwa dalam waktu dekat ini akan ada pupuk yang datang, namun tidak bisa dipastikan kapan harinya.

"Untuk pupuk yang salanjutnya akan datang dia mengungkapkan belum bisa pastikan hari apa," ungkapnya.

Seperti yang diketahui, beberapa bulan terakhir ini, para petani di Desa Sumi masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk. Diharapkan pemerintah agar bertindak cepat dalam menangani kelangkaan pupuk di Kecamatan Lambu.

Reporter : Irull Lambu
Editor      : Muh. Ainul B