Tolak Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel, HMI Cabang Bima: Boikot Produk Amerika di Indonesia
Cari Berita

Advertisement

Tolak Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel, HMI Cabang Bima: Boikot Produk Amerika di Indonesia

Kamis, 14 Desember 2017

Suasana aksi solidaritas ratusan anggota HMI Cabang Bima di depan kantor Wali Kota Bima
Indikatorbima.com - Ratusan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima melakukan aksi solidaritas dibeberapa tempat, seperti di KFC wilayah Kelurahan Sarae, Kantor Bupati Bima, Kantor Wali Kota Bima, dan Kantor DPRD Kabupaten Bima, Kamis (14/12/17).

HMI Cabang Bima Melalui pernyataan sikapnya menyampaikan empat tuntutan yang mendesak pemerintah Indonesia, agar segera mencabut produk-produk Amerika di Indonesia sekaligus meminta Pemerintah Amerika mencabut keputusan terkait pengakuan Yerusalem sebagai ibu Kota Israel.

"HMI Cabang Bima menilai pemerintah Kota dan Kab. Bima tidak merasakan tangisan sesama umat muslim yang sedang dirampas, ditindas untuk merebut Yarusalem sebagai ibu Kota Israel oleh pemerintah Amerika," kata Afgan selaku ketua bidang PTKP sekaligus Korlap Aksi kepada Indikator Bima.

"Tindakan Pemerintah Amerika tidak menghargai umat islam yang ada di seluruh dunia," lanjutnya.

Sementara itu, Irul peserta aksi yang lain mengatakan, bahwa aksi tersebut merupakan bentuk perhatian dan desakan HMI Cabang Bima kepada pemerintah Indonesia agar segera mencabut perusahaan dan produk Amrika di Indonesia.

"Gerakan ini adalah sebagai bentuk perhatian pemerintah Indonesia agar segera membatalkan dan mencabut perusahaan dan produk Amerika yang ada di Indonesia," tuturnya.

Berikut empat pernyataan sikap HMI Cabang Bima dalam aksi solidaritasnya :
1. Meminta kepada PBB untuk segera mendorong dan mengingat Amerika Serikat agar segera meninjau ulang/mencabut pernyataan Yarusalem sebagai ibu Kota Israel.
2. Kepada pemerintah Indonesia melalaui pusat dan daerah sebagai negara muslim terbesar di dunia harus menjadi garda terdepan dalam proses perdamaian yang terjadi antara Palestina dan Israel.
3. Kepada Konsultan Jendral Amerika Serikat untuk mendorong agar presiden Donal Trump mencabut keputusan sepihak dalam waktu 7×24 jam, kalau tidak konjen harus angkat kaki dari Indonesia.
4. Kepada seluruh masyarakat Indonesia agar memboikot produk-produk Amerika Serikat yang ada di Indoensia.

Reporter : Jamil
Editor      : Siti Hajar