Puluhan Rumah Warga Desa Monggo Terendam Banjir, Pemerintah Diminta Serius
Cari Berita

Advertisement

Puluhan Rumah Warga Desa Monggo Terendam Banjir, Pemerintah Diminta Serius

Rabu, 20 Desember 2017

Foto : Kondisi Banjir, Beberapa warga terlihat berjalan mengarungi banjir.
Indikatorbima.com – Hujan deras kembali terjadi sampai sungai meluap, hingga terjadi bencana banjir yang menyebabkan puluhan rumah warga terendam banjir di Kabupaten Bima tepatnya di Desa Monggo Kecamatan Madapangga, Rabu (20/12/2107).

Akibat hujan deras sejak sore sekitar pukul 16.30 WITA hingga malam, hampir sebagian besar warga Desa Monggo yang berjumlah 17 RT terendam banjir sampai sebagian warga yang rumahnya terletak sepanjang pinggiran sungai Desa Monggo mengalami kerugian yang cukup besar dan terpaksa beberapa korban mengungsi. 

"Meluapnya sungai hingga kebanjiran di Sori Mpangi menenggelam puluhan rumah warga yang ada di pinggiran sungai. Sumber terjadinya banjir ini adalah dari pegunungan" ungkap Hamid salah satu korban banjir.

Banjir yang tingginya sekitar 150 cm itu sampai merusak rumah warga yang tinggal di polindes hingga tembok rumahnya diseret banjir.

"Pakaian, sofa, perabotan lainnya yang ada didalam rumah sudah terbawa banjir, bahkan parahnya, sampai tembok rumah di polindes yang ditempati oleh Brigader Satriawan pecah dan hancur diseret banjir" tutur Hamid.

Baca Juga : Arus Banjir Bendungan Patula Seret Warga Hingga Tewas

Menurut keterangan lain dari Amirudin warga Desa Monggo bahwa setiap tahun pada musim hujan Desa Monggo sudah menjadi langganan banjir, sampai sekolah MIS dan SDN Monggo, karena banjir tiap tahun temboknya selalu diperbaiki, sebab itu Amirudin berharap pemerintah serius dalam menangani terjadi musibah banjir. 

"Harapan kita pada pemerintah, sajauh mana keseriusan pemerintah Desa lebih-lebih pemerintah kabupaten dalam menangani masalah banjir ini. Karena masalah banjir ini adalah sebuah masalah yang cukup kritis dan harus ditanggapi dengan serius, entah bagimana langkah-langkah yang dilakukan pemerintah" tegas Amirudin mahasiswa pasca sarjana di UMS Surakarta Jawa Tengah ini.


Reporter : Misbah
Editor      : Subhan Forest