Pakai Rimpu, Ratusan Mahasiswa Bima dan Dompu Gelar Aksi Kemanusiaan Bela Palestina
Cari Berita

Advertisement

Pakai Rimpu, Ratusan Mahasiswa Bima dan Dompu Gelar Aksi Kemanusiaan Bela Palestina

Minggu, 17 Desember 2017

Suasana aksi kemanusiaan bela Palestina oleh aliansi mahasiswa Bima dan Dompu di Kota Malang.
Indikatorbima.com - Dengan menggunakan busana Rimpu, ratusan mahasiswa asal Bima dan Dompu yang tergabung dalam aliansi mahasiswa bima dan dompu peduli palestina di Kota Malang menggelar aksi kemanusiaan bela Palestina tepatnya di Jln. besar Idjen Kota Malang. Aksi yang dirangkai dengan penggalangan dana tersebut juga menampilkan beberapa iluatrasi tentang penindasan tentara Israel terhadap warga Palestina, Minggu (17/12/17).

"Selain penyampaian aspirasi, masa solidaritas aliansi mahasiswa Bima dan Dompu melakukan penggalangan dana untuk membantu saudarah kita yang berada dipalestina saat ini," ungkap Nurmalasari salah satu peserta aksi.

Usai menyampaikan orasi dan melakukan penggalangan dana, massa aksi kemudian menampilkan ilustrasi yang diperagakan oleh beberapa anggota massa aksi. Dalam ilustrasinya, mahasiswa menampilkan beberapa warga Palestina sedang melakukan shalat berjamaah, namun tiba-tiba datang tentara Israel membubarkan warga Palestina yang sedang Shalat tersebut.

"Aksi kami akhiri dengan teatrikal," lanjut Nurmalasari.
Teatrikal tentara Israel ketika membubarkan warga Palestina yang sedang shalat.
Pada aksi kemanusiaan tersebut, Aliansi mahasiswa Bima dan Dompu menyampaikan lima tuntutan berikut :
1. Menolak dan mengecam pengambilan kebijakan sepihak pemerintah atau Presiden AS Donald Trump, untuk memindahkan ibu kota Israel ke Jerusalem Timur.
2. Menuntut PBB untuk memenuhi, bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.
3. Menuntut kepada PBB untuk menegakan atau melaksanakan berbagai resolusi majelis umum dan DKK PBB.
4. Menuntut bahwa mediator dalam mediasi konflik pendudukan dan perampasan teritorial Palestina oleh Israel. dalam hal ini negara negara netral.
5. Mendukung pernyataan presiden republik Indonesia tentang keputusan sepihak dari Donal trump mengenai pemindahan ibu kota Yerusalem.


Reporter : Siti Hajar
Editor      : Azizu