Kronologis Kericuhan Aksi Mahasiswa Stisip Bima
Cari Berita

Advertisement

Kronologis Kericuhan Aksi Mahasiswa Stisip Bima

Senin, 11 Desember 2017

Foto : Kondisi salah satu mahasiswa stisip Bima yang mengalami luka di bagian wajah ketika mendapat perawatan medis di ruang RS. Umum Bima.
Indikatorbima.com - Peristiwa kericuhan pada aksi mahasiswa Stisip Bima di depan kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima yang mengakibatkan mahasiswa mengalami luka-luka. Diduga bermula ketika mahasiswa atau masa aksi brutal dan memecahkan kaca pintu masuk kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Senin (11/12/17). 

Sebelumnya sudah diberitakan oleh indikator Bima terkait peristiwa kericuhan antara mahasiswa dan pihak Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima. Dalam pemberitaan tersebut, diduga luka yang di alami oleh mahasiswa diakibatkan karena terkena lemparan batu dan kursi oleh pegawai dinas. Menanggapi pemberitaan tersebut, salah satu pegawai Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima yang tidak mau disebutkan namnya merasa bahwa pemberitaan tersebut memojokkan pihak Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima.
Screenshot tanggapan M pada sebuah percakapan WhatsApp.
"Ass...wr...wb maaf beritanya kayaknya mojokin dinas ya sebenarnya bukan begitu kejadiannya. Tanpa surat tanpa pemberitahuan tiba-tiba datang dengan anarkisnya kaca pintu masuk di pecahin. Kami dari dinas sudah berupaya berusaha musyawarah, tapi tidak ada etika baik dari mahasiswa. Malah mereka tambah brutal," tulis Pegawai yang tidak mau disebutkan namanya tersebut, ketikamenanggapi pemeberitaan Indikator Bima.

"Kalau mau lihat hasil brutal mahasiswa stisip ayok ke dinas" lanjutnya.

Menurut keterangan salah satu pegawai tersebut mengatakan, bahwa saat itu pihak pegawai Dinas Pertanian dan Perkebunan sudah berupaya melakukan musyawarah atau Mediasi secara baik-baik, namun mahasiswa memaksa masuk dan tiba-tiba memecahkan kaca pintu kantor dinas Pertabian dan Perkebunan Kabupaten Bima. Akibatnya kericuhan tidak dapat terhindarkan.

"Janjinya tidak akan brutal. e... tau-taunya kaca kantor kami di pecahkan" tulisnya ketika di konfirmasi melalui WhatsApp oleh Indikator Bima.

Pegawai tersebut mengaku berada di TKP, tepatnya di sekitar pintu masuk kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan. Dirinya mengaku melihat dan mengetahui langsung bagaimana brutalnya mahasiswa Stisip.

"Posisi saya juga tadi ada di tempat kejadian perkara (TKP) pas dekat pintu masuk makanya tau gimana mereka brutal," katanya.

Ketika dimintai klarifikasi lebih lanjut, pegawai tersebut menyarankan kepada indikator Bima untuk datang langsung ke kantor Dinas supaya semua pertanyaan di jawab oleh yang berwewenang.

"Aduh gini saja ke kantor saja besok biar semua di jawab sama yang berwewenang bang ya," imbuhnya.

Reporter : Furkan
Editor      : Fuad D Fu