Mapala Londa Vs LDK STKIP Bima Saling Serang di Dalam Kampus
Cari Berita

Advertisement

Mapala Londa Vs LDK STKIP Bima Saling Serang di Dalam Kampus

Senin, 18 Desember 2017

Situasi sempat memanas, terlihat beberapa anggota polisi di TKP.
Indikatorbima.com - Tidak terima dengan aksi pengerusakan Musholah yang diduga dilakukan oleh Junaidin salah satu anggota Mapala Londa STKIP Bima pada hari Sabtu (16/12) yang lalu. Sariman anggota Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima melakukan aksi balasan dengan melempari Sekretariat Mapala Londa yang berada di dalam kampus. Ketegangan sempat terjadi, ketika Sariman sempat dikejar dan dikeroyok oleh beberapa anggota Mapala Londa. sebelum akhirnya pihak kepolisian tiba ditempat dan membuat suasana kembali kondusif, Senin (18/12/17).

Baca : Rusak Musholah, Mahasiswa STKIP Bima Ini Diduga Dalam Keadaan Mabuk

Menurut keterangan Sariman salah satu anggota LDK yang juga korban pengeroyokan oleh beberapa anggota Mapala Londa mengatakan, bahwa sebelumnya pada hari Sabtu tanggal 16 Desember 2017 yang lalu, Junaidin yang ditemani beberapa anggota Mapala Londa yang lainnya melakukan pengerusakan Musholah sebelum Magrib.

"Sekelompok anggota Mapala Londa datang, tapi yang melakukan pengerusakan Musholah hanya satu orang, pada saat itu kami hanya ada empat orang tidak bisa berbuat apa-apa," kata Sariman kepada Indikator Bima.
Kondisi Musholah setelah dirusak (Kaca pintu rusak) pada hari Sabtu 16 Desember 2017 lalu.
Mengalami kejadian tersebut, pihak LDK telah melakukan upaya damai dengan mengirim salah seorang utusan untuk menanyakan apa masalahnya sampai-sampai Musollah dirusak oleh beberapa anggota Mapala Londa. Namun anggota yang diutus tersebut malah dicaci maki.

"Setelah kejadian itu kami mengirim utusan untuk menanyakan kenapa mereka merusak Musholah, namun malah dicaci maki," lanjut Sariman.

Sariman juga menerangkan, bahwa usai kejadian pengerusakan Musholah tersebut ketua Mapala Londa dan Sekertarisnya mendatangi LDK dan berjanji akan melakukan upaya Damai. Kemudian pada hari Minggu (17/12) lalu, Sariman bersama anggota LDK menunggu kedatangan anggota Mapala Londa yang katanya akan meminta ma'af namun tak kunjung datang.


"Usai kejadian, ketua dan sekertaris Mapala Londa datang, katanya akan berdamai dan minta maaf. Namun sampai dengan hari ini tidak kunjung datang," tutur Sariman.


Tidak terima dengan sikap acuh tak acuh (PHP) anggota Mapala Londa, Sariman pun mendatangi Sekretariat Mapala Londa pada hari ini, Senin (18/12) dengan langsung melempari kaca sekertariat Mapala Londa. Hingga akhirnya terjadi aksi kejar-kejaran dan upaya pengeroyokan terhadap Sariman oleh beberapa anggota Mapala Londa.

"Kami sudah menunggu dari kemarin, tapi tidak ada itikad baik. Saya pun datang sendiri dan melempari kaca sekertariat Mapala Londa, dan mereka keluar mengejar dan mengeroyok saya," terang Sariman.

Baca : Kecaman dan Hujatan Netizen Untuk Mahasiswa STKIP Bima Perusak Musholah

Tidak hanya sampai disitu, usai melakukan upaya pengeroyokan, beberapa anggota Mapala Londa kemudian melakukan pengerusakan terhadap sekretariat LDK yang juga berada di dalam Musholah yang sebelumnya sudah dirusak.

"Tadi mereka sempat kejar-kejaran dan salah satu anggota sempat dikeroyok oleh anggota Mapala Londa. Sekertariat LDK juga sempat dirusak," ujar Fren salah satu mahasiswa STKIP Bima yang berada dilokasi kejadian kepada Indikator Bima.
Kondisi Sekretariat LDK setelah dirusak oleh beberapa anggota Mapala Londa sekitar jam 08.00 WITA, Senin (18/12).
Baca : Pengerusak Musholah Tidak Diproses Secara Hukum "Kerusakan Ditanggung Kampus" Kok Enak?

Akibat kejadian ini, Sekretariat LDK STKIP Bima rusak parah karna amukan beberapa anggota Mapala Londa yang tidak terima dengan aksi balasan yang dilakukan oleh Sariman. Sampai dengan berita ini ditulis, Pihak Mapala Londa masih dalam upaya konfirmasi.


Reporter : NF
Editor      : Fuad De Fu