Gara-Gara Bikin Kopi, Rumah Warga Beserta Ternaknya Hangus Terbakar
Cari Berita

Advertisement

Gara-Gara Bikin Kopi, Rumah Warga Beserta Ternaknya Hangus Terbakar

Rabu, 20 Desember 2017

Foto : Situasi proses pemadaman api oleh warga setempat.
Indikatorbima.com - Kebakaran rumah kembali terjadi di Dusun Dengga, Rt 10/Rw 04, Desa Kuta Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima sekitar pukul 22.05 hari Sabtu 16 Desember 2017 lalu. Diduga api bersumber dari sisa bara api usai membuat kopi. Akibat kebakaran tersebut, rumah panggung 12 tiang milik bapak Yasin (78) tahun beserta ternaknya (kambing dan ayam) yang diternak di kolom rumahnya hangus terbakar, Rabu (20/12/17). 

"Kebakaran menghanguskan satu rumah warga, binatang ternak, kambing, ayam, dan barang-barang berharga lainya," ujar Zulkarnain salah satu anggota Taruna Siaga Bencana Kabupaten Bima kepada Indikator Bima, Rabu (20/12/17).

Lebih lanjut Zulkarnain menjelaskan dugaan sumber api yang di dengarnya langsung dari bapak Yasin. Ia mengatakan, bahwa api diduga bersumber dari sisa bara api yang digunakan merebus air untuk membuat kopi, kemudian sisa bara api tersebut, jatuh dari atas dapur mengenai jerami (rapa) makanan ternak.

"Diduga, kebakaran rumah di akibatkan karna merebus air untuk membuat kopi pada malam harinya. Terdapat jerami sebagai makanan sapi yang di ternaknya sehingga, naasnya apipun cepat membesar," tuturnya.

Sementara itu Kepala Desa Kuta Abdilah, S.E menyatakan, bahwa pihaknya sedang melakukan pendataan kerugian terkait kebakaran sebagai bahan pelaporan kepada pemerintah daerah agar bapak Yasin segera mendapatkan bantuan.

"Kami akan menindak lanjuti Peristiwa ini, dan kami selaku pemerintah Desa Kuta sedang melakukan upaya proses laporan kepada pemerintah daerah yang akan ditandatangani oleh camat," ujarnya. 

"Harapanya Bupati dan pemerintah daerah lainnya dapat memberikan bantuan," lanjutnya.
Foto : Sisa reruntuhan kebakaran
Diketahui, api berhasil dipadamkan oleh warga setempat beberapa jam kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun diduga kerugian yang dialami oleh bapak Yasin mencapai angka puluhan juta rupiah.

"Kita kemarin sudah memberikan, bantuan tanggap darurat. Berupa tenda gulung, matras, selimut, paket sandang, dan lauk dan selanjutnya akan ditangani oleh pemerintah," tutup Zulkarnain.

Reporter : Taufiqurrahman
Editor      : Misbah