Aksi Peringati Hari Anti Korupsi Dunia, PMII Cabang Bima Menuntut 5 Hal ini
Cari Berita

Advertisement

Aksi Peringati Hari Anti Korupsi Dunia, PMII Cabang Bima Menuntut 5 Hal ini

Senin, 11 Desember 2017

Foto : Suasana aksi Demonstrasi masa aksi dari PMII Cabang Bima di depan kantor Kejaksaan Negeri Bima.

Indikatorbima.com - Dalam rangka memperingati hari anti korupsi dunia, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bima melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Kota Bima (09/12). Masa aksi menyoroti berbagai kasus dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Bima serta mendesak pemerintah agar menonaktifkan perusahaan-perusahan asing di Kecamatan Sape, Senin (11/12/17).

Aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Kantor Kejaksaan Negeri Bima tersebut berlangsung aman dan damai. Usai menyampaikan aspirasi dengan berorasi, Masa aksi dari PMII Cabang Bima langsung melakukan Audienasi bersama Kejaksaan Negeri Raba Bima.

"Tadi selesai orasi, mereka langsung beraudiensi dengan pihak kejaksaan" ujar Freen salah satu mahasiswa yang menyaksikan aksi.

Dalam orasinya PMII Cabang Bima juga mendesak seluruh instansi terkait untuk segera bertindak menangani kasus dugaan tindak pidana di Kabupaten Bima, baik dugaan tindak pidana korupsi maupun dugaan tindak pidana pengerusakan lingkungan oleh perusahaan-perusahaan terkait yang tidak memberikan manfaat untuk masyarakat Kecamatan Sape, Seperti PT. Sumbawa Komodo Selam dan PT. Kunci Mas Agromania. Berikut isi tuntutan PMII Cabang Bima :

1. Mendesak Bupati Bima mencabut Izin dan Menonaktifkan seluruh perusahaan yang ada di Sape Utara.
2. Meminta DPRD Kabupaten Bima untuk melakukan pemanggilan kepada perusahaan-perusahaan asing yang beroperasi di Sape Utara.
3. Meminta KEJARI Raba Bima agar segera memanggil dan memeriksa kepala Desa yang diduga kuat melakuka KKN.
4. Mendesak INSPEKTORAT Kabupaten Bima agar segera melakukan pemeriksaan secara serius dan profesional terkait dugaan korupsi dana desa di Kabupaten Bima.
5. Meminta Kapolda NTB dan Kapolres Bima Kota agar menindaklanjuti dugaan korupsi pengadaan bibit bawang merah, bibit jagung, dan pekerjaan bendungan Ama Baina di Desa Parangina Kecamatan Sape.

Reporter : Jamil
Editor      : Fuad D Fu