12 Rabiul Awal : Maulid Nabi Saw atau Haul Nabi Saw?
Cari Berita

Advertisement

12 Rabiul Awal : Maulid Nabi Saw atau Haul Nabi Saw?

Jumat, 01 Desember 2017

Ilustrasi peringatan Maulid Nabi (foto : Tribun Batam)
Pada tanggal 12 Rabiul Awwal, mayoritas umat Islam di Indonesia akan mengadakan perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad Saw. Hal ini dilakukan sebagai wujud penghargaan dan kecintaan terhadap Rasulullah Muhammad Saw. yang telah menunjukkan jalan keselamatan bagi umat manusia.

Terlepas dari polemik tentang "Bidah" atau tidaknya perayaan Maulid Nabi tersebut. Ada hal lain yang tidak kalah penting untuk dianalisa dan ditelusuri secara mendalam oleh sejarawan muslim guna mendapat fakta otentik dan dapat dipertanggungjawabkan tentang hari kelahiran nabi tersebut.

Jika kita membuka lembar-lembar papirus sejarah, maka penanggalan pada hari Senin, 12 Rabiul Awwal tahun 11 Hijriah yang bertepatan dengan 8 Juni 632 Masehi merupakan hari wafatnya Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam. Jadi, yang menjadi pertanyaan mendasar adalah apakah tanggal 12 Rabiul Awwal diperingati sebagai hari kelahiran (Maulid atau Milad – Bhs. Arab) atau peringatan hari Wafatnya (Haul [perayaan tahunan] – Bhs. Arab) Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam?

Dilansir dari tulisan Dr. O. Hashem pada bukunya yang berjudul "Benarkah Aisyah menikah dengan Rasulullah diusia 9 Tahun?" atau "Saqifah Bani Saidah" yang menguraikan tentang sejarah singkat perjalanan hidup Rasulullah Saw. hingga hari wafatnya.

Menurutnya, tidak ada referensi yang dapat mengungkapkan secara pasti tentang hari kelahiran Nabi Muhammad Saw. Namun sejarah dengan pasti mencatat hari wafatnya Rasulullah Saw. karena kebiasaan orang terdahulu adalah mencatat tanggal kematian dan tidak mencatat tanggal kelahiran.

Pertama, penegasan tanggal 12 Rabiul Awal sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad Saw. karena adanya anggapan bahwa hari kelahiran atau tanggal kelahiran akan sama dengan tanggal atau hari kematian. Namun hal ini tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan faktanya ada orang yang tidak sesuai antara hari atau tanggal kelahiran dan tanggal atau hari kematian.

Kedua, penelitian dan penelaahan hadis dan sejarah secara teratur dan tertata yang dirunut ke belakang secara berkala, dimulai dari hari dan tanggal wafatnya Rasulullah Saw. Kapan penaklukan Mekah (Fathul Makkah), kapan Rasulullah Saw. melaksanakan Hijrah, kapan diangkat sebagai Rasul, kapan menikahi Khadijah, hingga pada kelahiran Nabi yang berdekatan dengan "Tahun Gajah".

Dari penelaahan sejarah ini, terdapat "dua" pendapat dari ahli sejarah dan ulama dengan pijakan argumen yang dapat diterima. Pertama, tanggal kelahiran Nabi Muhammad Saw. memang sesuai dengan tanggal wafatnya yaitu pada hari Senin, 12 Rabiul Awwal (fersi mazhab Sunni). Kedua, Nabi Muhammad Saw. dilahirkan pada hari Jumat, 17 Rabiul Awwal (fersi mazhab Syiah). Pada hakikatnya para ulama bersepakat bahawa Nabi Muhammad Saw. wafat pada hari Senin, 12 Rabiul Awwal sebagai fakta sejarah.

Sejarah telah menampakkan wajah dengan pelbagai penafsiran, maka sudah selayaknya kita mencari tahu sebagai wujud penghambaan kepada Allah Swt. Mudah-mudahan pada peringatan Maulid tahun ini, penghargaan dan kecintaan kita kepada contoh "Manusia Sempurna" Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam makin bertambah sehingga bertambah pula keimanan kita. Amin!

Wallahu a'lam bishawab.

Penulis : SirsulK
Editor   : Fuad D Fu