Sudah Berapa Lama Anda Tidak Bertemu Guru Anda, Jika Bertemu Apa Yang Akan Anda Lakukan?
Cari Berita

Advertisement

Sudah Berapa Lama Anda Tidak Bertemu Guru Anda, Jika Bertemu Apa Yang Akan Anda Lakukan?

Sabtu, 25 November 2017

Ilustrasi (foto : Tribun Sumsel)
Indikatorbima.com - Hоrmаtі gurumu kаrеnа іа аdаlаh оrаng tuаmu, Sаlаh ѕаtu kunсі kеbеrhаѕіlаn ѕеоrаng murіd hіnggа mеnјаdі оrаng уаng bеrіlmu аdаlаh dеngаn ѕеlаlu mеndеngаrkаn dаn mеnghоrmаtі gurunуа dеngаn ѕаngаt bаіk, mаkа іlmunуа аkаn bеrmаnfааt dаn ѕеlаlu mеlеkаt.

Guru memang bukan orang hebat, tetapi semua orang hebat adalah berkat jasa dari seorang guru, itulah ungkapan yang mungkin ingin di sampaikan kepada semua guru di Indonesia.

Bertepatan dengan momentun Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November 2017. Indikator Bima melakukan wawancara secara intensif terhadap 5 mahasiswa dengan mengajukan pertanyaan singkat, yaitu sudah berapa lamakah mereka tidak bertemu dengan guru-gurunya, jika suatu saat bertemu hal apa yang akan mereka lakukan terhadap guru mereka?

Berikut hasil wawancara intensif Indikator Bima bersama 5 mahasiswa asal Bima dan Dompu :

1. Tiga tahun lebih tak bertemu, Terimaksih banyak pak Kaumal

“Sudah cukup lama, terhitung 3 tahun lebih, terakhir kali saya bertemu beliau sejak SMA. Masih teringat dalam benak saya bagaimana kharismatik beliau, senyum yang tidak pernah pudar dari bibirnya ketika mengajar, serta beberapa keharmonisan dan lelucon yang beliau lontarkan sesekali ketika mengajar dulu.” ujar Muhammad Achwan, alumni SMAN 1 Madapangga, mahasiswa Universitas Mataram, Jurusan Pendidikan Bahasa Dan Seni.

“Senyum dan ucapan terimakasih adalah hal yang akan saya lakukan, kemudian mencium tangannya sambil berkata bapak/ibu terimakasih selama ini beliau telah memberikan banyak pengetahuan kepada kami. terimakasih banyak pak kaumal, Selamat Hari Guru” lanjutnya.

2. Hampir satu tahun tak bertemu, mengajaknya bercerita

“Hampir 1 tahun, saya tidak bertemu dengan guru waktu SMA semenjak saya kuliah di tanah Jawa” ujar Maharani Kusuma Dewita, alumni SMAN 01 Dompu, mahasiswa Universitas Muhammadiya Malang, jurusan Perikanan.

“Hal pertama yang akan saya lakukan adalah menyapa dan mencium tangan beliau sebagai bentuk penghormatan saya atas jasa dan pengetahuan yang telah diajarkan dulu waktu dibangku sekolah, setelah itu saya akan menanyakan tentang kabar beliau dan sedikit bercerita tentang kisah masa Putih Abu-Abu dulu, dan tidak lupa pula ucapan terimaksih kepada beliau, Selamat Hari Guru Para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” lanjutnya.

3. Dua tahun tak bertemu, mengajak gurunya makan bersama

“Sudah 2 tahun saya tidak bertemu dengan para guru masa sekolah dulu,” ujar M. Ovin Sofian, Alumni SMAN 1 Bolo, mahasiswa Universitas Muhammadiya Malang, jurusan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. 

“Bila suatu hari saya bertemu dengan guru saya waktu dibangku sekolah hal pertama yang akan saya lakukan adalah memeluk beliau (untuk guru laki-laki) dan mencium tanganya (untuk guru perempuan) sambil mengucapkan ucapan terimakasih atas semua bentuk pelajaran yang diajarkan baik pelajaran formal maupun budi pekerti luhur, dan pelukan adalah salah satu bentuk ucapan tak terhingga atas jasa beliau, dan mengajak beliau makan sambil bercerita tentang masa-masa sekolah dulu” lanjutnya.

4. Hampir empat tahun tak bertemu, mungkin akan menangis terharu

“Sudah cukup lama saya tidak bertemu dengan beliau, orang-orang hebat yang berjasa bagi saya khususnya tentang ilmu pengetahuan, terbilang hampir 4 tahun tidak pernah bertemu” ujar Erniwati, Alumni SMAN 1 Madapangga, mahasiswi Universitas Negri Malang, jurusan Pendidikan Fisika.

“Mungkin saya akan menangis terharu karena memang saya jarang pulang ke kampung halaman, sambil mencium tanganya serta mengucapkan ucapan terimaksih yang sebesar-besarnya, dan meminta maaf apabila dulu waktu SMA pernah melalukan kesalahan tingkah laku kepada beliau, karena memang untuk menjadi seorang guru itu tidaklah mudah, saya merasakannya sendiri ketikan saya PPL di salah satu SMA yang berada di kota Malang. Terimakasih yang setinggi-tingginya kepada bapak dan ibu guru SD, SMP, SMA dan para Dosen atas ilmu pengetahuan yang telah diberiakan kepada saya. Selamat Hari Guru Nasional untuk Guru-Guru ku dan Calon Guru Muda di Indonesia” lanjutnya.

5. Baru tiga bulan tak bertemu, terimakasih dan saya meminta maaf

“Hampir 3 bulan saya tidak bertemu dengan guru-guru hebat saya semasa SMA dulu, karena saya juga adalah mahasiswa baru anggkatan 2017. Jadi masih baru diingatan saja bagamaina cara guru saya mengajar, memberikan nasehat, dan juga memberikan hukuman kepada yang tidak mengikuti aturan, guru bagi saya adalah orang yang sangat berjasa dan benar-benar hebat.” ujar Rizki Mulyadin, Alumni MAN 3 Bima, mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, jurusan Psikologi.

“Bila suatu hari saya bertemu dengan salah satunya, saya akan memeluk beliau dan sambil berkata bapak/ibu ternyata berproses menjadi seorang guru dan menyelesaikan gelar sarjana itu sangatlah tidak mudah, belum lagi ketika beliau memberikan meteri masih saja ada yang tidak menghargai dan bahkan beranggap masa bodoh dengan apa yang beliau berikan, saya mewakili teman-teman yang lainnya meminta maaf atas tindakan buruk itu dan terimakasih banyak untuk semua pengetahuan yang selama ini telah diberikan. Selamat Hari Guru Nasional, terimakasih bapak dan ibu guru yang telah menyampingkan lelah demi mencerdaskan anak Bangsa" lanjutnya.

Itulah ungkapan rinda para murid kepada guru-gurunya, mereka tidak pernah lupa terhadap jasa para guru, bahkan berencana untuk melakukan hal-hal yang diungkap jika mereka bertemu dengan guru-guru mereka. Semoga suatu saat mereka bisa bertemu lagi dengan guru-gurunya sehingga mereka dapat melaksanakan hal-hal yang ingin mereka lakukan sebagai tanda penghormatan dan terimakasih mereka. Amin.

Reporter : Nurmalasari