Peran Pendidikan Jasmani Dalam Mewujudkan Tujuan Pendidikan Nasional
Cari Berita

Advertisement

Peran Pendidikan Jasmani Dalam Mewujudkan Tujuan Pendidikan Nasional

Sabtu, 25 November 2017

Foto : Penulis
Dunia pendidikan termasuk yang paling diuntungkan dari kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi karena memperoleh manfaat yang luar biasa. Dari eksplorasi sumber belajar berkualitas seperti literatur, jurnal, dan buku, membangun forum-forum diskusi ilmiah, sampai konsultasi/diskusi dengan para pakar/ahli di dunia.

Semua bisa dengan mudah dilakukan tanpa adanya batas karena setiap individu dapat melakukannya sendiri. Dampak yang sedemikian luas tersebut telah memberikan warna atau wajah baru dalam sistem pendidikan di dunia ini. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pengembangan model-model pembelajaran dalam mewujudkan tujuan nasional yang mengacu pada pembelajaran pendidikan jasmani. 

Sehubungan dengan ini, Pasal 31 ayat (3) UUD 1945 mengamanatkan agar “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang”. Konsep pendidikan dalam Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang R.I. No. 20 Tahun 2003 menyatakan bahwa: “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”. 

Mengacu pada Permendikbud no 68 tahun 2013, Secara umum Kurikulum 2013 bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Berdasarkan uraian diatas tentang pendidikan nasional tentu mengisyaratkan kepada para pendidik maupun calon pendidik khususnya pada pembelajaran pendidikan jasmani agar mampu menerapkan cara belajar dengan pemanfaatan teknologi yang mutakhir dan dapat menjadikan dasar bagi para pengajar untuk mengembangkan model pembelajarannya untuk membantu peserta didik dalam mengembangkan potensi dirinya.

Menanam karakter adalah bukan pekerjaan yang mudah butuh waktu yang panjang untuk memberi pemahaman sampai mengedepankan pikiran dan hati sehingga memilliki karakter yang kuat dan kepribadian yang unggul. Karakter yang kuat adalah mampu melahirkan pribadi yang tagguh dalam suatu keluarga, kelompok bahkan bangsa. salah satu cara tepat menanam karakter adalah melalui aktivitas olahraga. Sebab, olahraga memang kaya akan nilai-nilai di dalamnya, seperti kedisiplinan, kejujuran, dan sportivitas, dan tanggungjawab.

Penulis : Nasrullah Syaf