Momentum "Waktu Adalah Pedang"
Cari Berita

Advertisement

Momentum "Waktu Adalah Pedang"

Minggu, 26 November 2017

Ilustrasi (foto : Alhijaz Indowisata Tour Travel Umrah & Haji Plus Jakarta)
Waktu adalah Pedang
Bila kita tidak memotongnya maka dia akan memotong kita

Waktu adalah hal yang sangat berharga, nikmat dan karunia tuhan yang diberikan kepada setiap manusia. Waktu adalah sebuah misteri kehidupan yang mana apabila sudah terjadi tidak akan dapat dikembalikan lagi. Akan halnya kita, kadang tak merasa memiliki sebuah kewajiban sehingga banyak waktu dibuang-buang, kesempatan dibiarkan begitu saja, momentum ditendang, nasehat diabaikan, kebaikanpun melayang. Sadarilah bahwa, waktu kita sedikit.

Waktu adalah momentum untuk berprestasi. Demi Dhuha, Demi Fajar, Demi Subuh, Demi Cahaya Merah pada Waktu Senja, Demi Malam, Demi Siang, dan Demi Masa, demikian Allah bersumpah berulang kali atas nama waktu menunjukkan betapa pentingnya waktu dalam kehidupan manusia. Allah menegaskan bahwa sesungguhnya manusia pasti akan merugi kalau tidak memperhatikan waktu.

Hidup adalah kumpulan waktu. Kalau dihitung, masing-masing waktu kita sama; 60 detik dalam 1 menit, 60 menit dalam 1 jam dan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu dan seterusnya. Dan rata-rata umurnya manusia 60 tahun. Cara kita menggunakan waktu kitalah yang membuat kita berbeda.

Tapi, mengapa kita sering kehilangan momentum?

Time is money. Begitulah cara orang besar memandang berharganya waktu dalam kehidupannya, menyadari sedikit kesempatan yang tersedia untuk bisa melakukan banyak hal, meraih prestasi, bekerja keras dan memperbanyak ibadah,
Semisal; Banyak mahasiswa merasa waktunya sangat terbatas dan bahkan sangat kurang dengan keadaan yang ada ketika mereka sudah berada di semester dekat kata DO. Sebagian orang merasa mereka terlalu membuang-buang waktu di masa lalu. Mereka justru bekerja keras ketika mencapai ujung, kejar tayang. Menyesal.

Hal inilah yang membuat sebuah waktu memang sangat pantas untuk dihargai setiap detiknya. Hanya saja, kita harus menentukan prioritas waktu itu dipergunakan khusus untuk hal apa dan siapa di masa itu. Prioritas itu datang tepat pada kita yang sudah merasa nyaman, juga rasa nyaman itu yang seolah sama persis yang ditawarkan si detik, menit, dan jam. Ketiga bagian waktu ini memang tidak pernah untuk menuntut kita peka, namun harusnya memang kita sendiri lah yang harus menyadari dimana saat itu tiba sebuah waktu meminta untuk kita prioritaskan.

Kunci sebuah kesuksesan adalah bagaimana kita mampu menggunakan setiap waktu yang tersedia sebaik-baiknya. Dengan memanfaatkan waktu, berdisiplin, dan kerja keras seseorang akan mampu mencapai impiannya.