Luar Biasa! Gerakan Literasi KDS Jadikan Sarangge Sebagai Pustaka Baca Masyarakat
Cari Berita

Advertisement

Luar Biasa! Gerakan Literasi KDS Jadikan Sarangge Sebagai Pustaka Baca Masyarakat

Senin, 27 November 2017

Suasana membaca buku di Sarangge pustaka pesisir ketika 
Indikatorbima.com - Gerakan Literasi yang dibangun oleh Komunitas Doro Sangiang dengan mendirikan Sarangge Pustaka Pesisir (25/11) dalam rangka membangun tradisi membaca masyarakat di Desa Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima patut di acungi seribu jempol. Selain ikhtiar membangun tradisi membaca, Komunitas Doro Sangiang juga mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama kaum muda pelajar untuk menjadikan Sarangge sebagai medan intelektual, Senin (27/11/17).

Gerakan literasi "Sarangge Pustaka Pesisir" merupakan ikhtiar kaum muda dari Komunitas Doro Sangiang dalam upaya membangun tradisi membaca buku sebagai upaya pemenuhan kebutuhan secara intelektual kaum muda yang di suguhkan lewat Sarangge.

"Gerakan literasi Sarangge Pustaka Pesisir adalah upaya generasi muda dalam menambah spot wisata yang ada di desa Sangiang, sehingga setiap orang yang berkunjung ke sangiang tidak hanya sekedar menikmati suasana dermaga sangiang, seperti selfie, sunset dan mentari pagi, melainkan setiap orang yang berkunjung bisa membaca buku-buku yang ada di Sarangge Pustaka Pesisir pantai sangiang (spot wisata intelektual) untuk menambah wawasan secara intelektual para pengunjung" ujar Sulbi kepada Indikator Bima.

Komunitas Doro Sangiang yang di pimpin oleh Sulbi salah satu mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima mencoba mengambil bagian dalam membangun peran sosial secara intelektual terutama dalam kalangan pelajar, mengajak kaum muda terutama pelajar untuk menjadikan sarangge sebagai medan intelektual. 

"Tradisi membaca ini harus dijaga dan dirawat dengan baik oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pemerintah Desa dalam membangun khazanah intelektual bagi setiap generasi" terang Sulbi. Lebih lanjut Sulbi mengungkapkan bahwa Pustaka Sarangge membaca akan digelar di setiap hari Minggu pagi.

"Insya Allah setiap minggu pagi gelarang Sarangge Pustaka Pesisir akan selalu dilaksanakan oleh kami semua selaku pengurus Komunitas Doro Sangiang" ungkapnya.

Murjalin salah satu masyarakat setempat memberikan apresiasi kepada Komunitas Doro Sangiang. Menurutnya, selain menumbuhkan minat baca masyarakat, kegiatan tersebut juga dapat meminimalisir perilaku negatif para generasi muda yang sedang marak terjadi.

"Sangat mengapresiasi gerakan literasi lewat sarangge pustaka pesisir yang di inisiasi oleh Komunitas Doro Sangiang, selain menumbukah minat membaca pelajar, kegiatan ini juga akan berimplikasi secara positif untuk meminimalisir prilaku negatif para pelajar seperti tramadol, pergaulan bebas dan lain-lain" ujarnya. 

Sarangge sendiri merupakan Salah satu tempat yang sangat di gemari oleh masyarakat dari berbagai lapisan, mulai dari kaum muda, kaum tua, tokoh masyarakat, tokoh agama bahkan pelajar. Tempat berkumpul, duduk santai, dan silaturahmi. Tak jarang Sarangge di jadikan sebagai tempat untuk berdiskusi dan membahas sesuatu hal yang begitu fariatif di dalam kehidupan masyarakat setiap harinya.
Foto bersama Komunitas Doro Sangiang
Komunitas Doro Sangiang didirikan pada tanggal 25 Februari 2014 yang dipelopori oleh beberapa Mahasiswa Sangiang dari berbagai Kampus, yang pada saat itu dihadiri oleh Mahasiawa dan dua pelajar dari SMAN 3 WERA, mereka adalah Syaiful Anhar dari Kampus Muhammadiyah Makassar, Sulbi dari STKIP Taman Siswa Bima, Andi Kurniawan Universitas Negeri Mataram, Wiro Ardiansyah dari kampus STKIP Taman Siswa Bima dan Andri gunawan dari kampus Satria Makassar.

Reporter : Andi
Editor      : Furkan