KIPM Bima Bentuk Tim Satgas Penegak Hukum, Gabungan Dari Beberapa Instansi
Cari Berita

Advertisement

KIPM Bima Bentuk Tim Satgas Penegak Hukum, Gabungan Dari Beberapa Instansi

Jumat, 24 November 2017

Suasana rapat koordinator pembentukan tim satgas di Aula Dinas Kelautan Dan Perikanan   Kabupaten Dompu.
Indikatorbima.com - Pelaksana Teknis Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Bima pada hari Kamis 23 November 2017 membentuk Tim Satgas Penegakan Hukum Penerapan Peraturan Menteri Perikanan dan Kelautan (PERMEN KP) No.56 Tahun 2016 di Aula Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Dompu. Tim Satgas tersebut melibatkan beberapa dinas terkait, Jumat (24/11/17).

Tim Satgas merupakan tim yang dibentuk dan diinisiatori oleh BKIPM Bima. Dalam sambutannya pada kegiatan rapat koordinasi tim satgas tersebut, Ir. Wahidin, M.Si selaku Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu berharap tim satgas dapat menghentikan kegiatan penangkapan maupun jual beli benih lobster yang sedang marak terjadi di wilayah perairan Teluk Cempi Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu.

"Dengan dibentuknya Tim tersebut diharapkan dapat menghentikan kegiatan penangkapan maupun jual beli Benih Lobster yang sedang marak dilakukan oleh para nelayan terutama di wilayah perairan Teluk Cempi, Kec. Hu’u, Kab. Dompu – NTB," ujarnya.

Lebih lanjut, Wahidin menjelaskan, bahwa tim satgas yang sudah dibentuk memiliki tugas dan fungsi untuk menindak setiap nelayan yang melanggar kentuan-ketentuan PERMEN PK salah satunya tentang larangan penangkapan beberapa komoditas ikan.

"Tim Satgas ini akan melakukan tindakan hukum terkait pelanggaran PERMEN KP. No. 56 Tahun 2016 Tentang Larangan Penangkapan Dan/Atau Pengeluaran Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), Dan Rajungan (Portunus spp.) Dari Wilayah Negara Republik Indonesia menyatakan bahwa Lobster, Kepiting dan Rajungan yang tidak sesuai ukuran sebagaimana tersebut dalam peraturan tersebut diatas dilarang untuk ditangkap dan atau dikeluarkan dari Wilayah Negara Republik Indonesia," jelasnya.

Wahidin juga mengungkapkan, bahwa tim satgas tersebut melibatkan anggota dari beberapa instansi terkait.

"Untuk itu dalam Tim Satgas yang dibentuk, BKIPM BIMA melibatkan beberapa instansi terkait yaitu Dinas Kelautan Dan Perikanan Kab. Dompu, Polsek Hu’u Polres Dompu, Polsek Woja Polres Dompu, Polairud Polres Dompu, Pos TNI Angkatan Laut, Pokwasmas, Pengawas Sumber Daya Kelautan Dan Perikanan (PSDKP) Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi NTB serta LSM Kompak," ungkapnya.
Foto bersama usai rapat koordinasi
Sementara itu, Ketua Tim Satgas sekaligus Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Bima (BKIPM Bima), Arsal, S.St.Pi, M.P. berharap koordinasi dan kerjasama serta integritas tim satgas yang telah dibentuk dapat berjalan dengan baik.

"Dengan koordinasi, kerjasama serta integritas tma satgas yang telah dibentuk, diharapkan dapat melaksanakan tugas yang telah ditetapkan demi terus menjaga kelestarian Sumber Daya Ikan yang berada di wilayah Kab. Dompu khususnya Teluk Cempi, Kec. Hu’u yang menjadi sentral penangkapan benih lobster maupun rajungan sebagaimana visi dan misi Kementerian Kelauatan dan Perikanan yang seiring dengan visi misi pembangunan nasional yaitu menjadikan laut sebagai masa depan bangsa," terangnya, sekaligus menutup kegiatan tersebut. 

Kegiatan rapat koordinasi pembentukan tim satgas tersebut diakhir dengan foto bersama.

Reporter : Furkan
Editor      : Fuad D Fu