Ketika Mualimun "Anak SD" Jatuh Cinta
Cari Berita

Advertisement

Ketika Mualimun "Anak SD" Jatuh Cinta

Selasa, 21 November 2017

Iluatrasi (foto : Kita Muda)
Mualimun adalah anak SD kelas lima selain juara di kelasnya, dia cukup ganteng juga rapi. Dia punya satu teman sekolah namanya Ilam, si Ilam ini cantik dan manis. Singkat cerita, Mualimun jatuh hati sama si Ilam, ternyata Ilam juga punya hati sama si Mualimun.

Suatu hari, karena kagak tahan lagi Mualimun pun mengungkapkan isi hatinya kepada si Ilam.

Pada suatu pagi yang bahagia dengan hati yang berbunga-bunga yang didalamnya dipenuhi dengan sejuta harapan Maulimun mengajak Ilam duduk di sekitar teras sekolah, usai menghabiskan jajanannya Mualimun pun mengutarakan maksud hatinya kepada si Ilam.

“Ilam, kamu tahu aku suka kepadamu. Sayang kita masih kecil, bila nanti kita sudah dewasa, kita menikah ya terus punya anak banyak!” ungkap Mualimun seperti orang dewasa.

Dengan wajah yang memerah merona Ilam pun menjawab.

“Mul, bukannya aku menolak, aku sih mau saja. Tapi dalam keluarga kami, kami hanya menikah sesama kerabat saja. Paman menikah dengan bibi, kakek menikah dengan nenek, dan bahkan papa menikah dengan mama. Kamu kan bukan kerabat aku Mul jadi gak bisa menikah kita besok.”

"Kalau begitu nanti kita kawin lari aja, seperti di film-film india" Mualimun mengajak Ilam sungguh-sungguh.

"Aku tidak mau kawin lari, lagi pula kata ibu kawin lari itu kasian pengantinnya, masa kawin sambil lari, nggak boleh Mul" jawab Ilam dengan sungguh-sungguh pula. 

Mendengar jawaban si Ilam, Mualimun tidak masuk sekolah selama satu minggu karena patah hati. Hatinya patah sepatah-patahnya. Orang yang ia kagumi dan ia sayangi selama ini nyatanya tidak bisa ia miliki sepenuhnya.

Terdengar kabar yang mengejutkan bahwa, Mualimun sakit parah. Ia tak mau makan dan minum. Orang tua Mualimun pun bingung melihat kelakuan anaknya.

"Kamu kenapa nak, ayok makan nanti sakit loh" ibu Mualimun membujuk makan.

"Aku tidak nafsu makan buk, hatiku sakit sekali" jawab Mualimun yang membuat ibunya bertanya-tanya tentang apa yang membuat hati anak gantengnya itu sakit.

"Sakit hati kenapa nak" tanya ibu Mualimun.

"Aku jatuh cinta pada Ilam, tapi katanya aku tidak boleh menikah dengannya kalau sudah besar nanti, hatiku sakit buk, sakit sekali" timpa Mualimun sambil menangis. 

Mendengar jawaban anaknya Mualimun, Ibunya pun kaget nggak karuan, tidak habis pikir anaknya jatuh cinta pada usia yang masih sangat kecil. Ibunya juga bingung mengapa Ilam setega itu berbohong pada anaknya yang masih polos itu.

Bersambung.....

Penulis : Amar Ma'ruf