KAMIL Tampilkan Tari Lenggo di Mataram, Memukau!
Cari Berita

Advertisement

KAMIL Tampilkan Tari Lenggo di Mataram, Memukau!

Minggu, 26 November 2017

Penampilan grup tari sampela lenggo siwa

Indikatorbima.com - Kerukunan Mahasiswa Lambu (KAMIL) Mataram ikut memeriahkan dan berkontribusi dengan menampilkan Tari Sampela Lenggo Siwe pada acara Fesistival Pergelaran Seni Jum'at (24/11). Acara yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Kota Bima (IMKOBI) dengan tajuk "Ta Kawara Mboda Budaya Mbojo Ma Mbora Ndi Ru'u Tanda Ra Teo Ba Ndai Generasi Ndai Ma Bou" berlangsung dengan beberapa mata lomba yang di ikuti oleh puluhan Organisasi Daerah mahasiswa Bima, Minggu (26/11/17).

Tari lenggo siwe merupakan tari tradisional Mbojo dan biasanya di bawakan oleh enam penari. Konsep tarian tersebut cenderung lebih mengarah pada tarian penyambutan, biasanya tarian Tari Lenggo Siwe untuk mengiringi kedatangan tamu saat acara adat Hanta Ua Pua. Gerakan tarian ini agak pelan dan lemah gemulai yang mengiringi musik pengiringnya.

"walaupun saat tari suasannya hujan, tapi karena semangat dan rasa cinta akan budaya kami tetap lanjut. Inilah adalah salah satu bentuk pelestarian budaya daerah," ujar Nijam salah satu penari Tari Lenggo Siwe kepada Indikator Bima.

Lebih lanjut, Diran sekretaris jendral KAMIL Mataram mengatakan, bahwa KAMIL akan selalu menjadi pioner dalam memperkenalkan kekayaan tanah Bima ini, Diran juga berharap semoga mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah terus memabangun kegiatan-kegiatan kesenian sebagai salah satu upaya mempertahankan nilai-nilai Budaya.

"Kami mempersembahkan tari sampela lenggo siwe. Ini sebagai bentuk rasa cinta akan budaya Bima. Harapan kami kedepanya kegiatan-kegiatan seperti ini terus di bangun oleh teman-teman mahasiswa dan pemerintah maupun instansi yang ada lingkup Bima supaya kita tetap mempertahankan nilai-nilai budaya Mbojo supaya generasi yang akan datang bisa merasakan dan menikmati budaya Mbojo,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Anugerah Rabbyarto ketua panitia pergelaran seni budaya Mbojo mengatakan, bahwa kegiatan tersebut dihadiri oleh lebih dari 20 organisasi daerah mahasiswa Bima. berbagai macam lomba pun diadakan.

“Organisasi daerah (ORDA) tingkat kecamatan yang terlibat dalam pergelaran seni di ikuti oleh dua puluhan lebih organisasi mahasiswa Mbojo"

"Ada berbagai macam lomba yang kita adakan, di antaranya seni tari, drama, musik akuistik, rimpu serta kapatu mbojo,” lanjutnya.

Festival pergelaran seni budaya Bima 2017 yang di selenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Kota Bima (IMKOBI) dimulai dari tanggal 22 November merupakan agenda tahunan yang dilakukan untuk mewadahi semua mahasiswa Bima yang cinta terhadap budaya Mbojo.

Tema : Ta Kawara Mboda Budaya Mbojo Ma Mbora Ndi Ru'u Tanda Ra Teo Ba Ndai Generasi Ndai Ma Bou adalah bahasa Bima yang dalam bahasa indonesia berarti "mengingat kembali budaya Bima yang hilang untuk generasi yang baru".


Reporter : Hairil