Warga Lambitu Butuh Signal, Formal : Pemerintah Jangan Diam, Segera Bertindak
Cari Berita

Advertisement

Warga Lambitu Butuh Signal, Formal : Pemerintah Jangan Diam, Segera Bertindak

Kamis, 19 Oktober 2017

Foto Bersama Forum Mahasiswa Lambitu Malang (Formal)
Indikatorbima.com - Forum Mahasiswa Lambitu Malang (Formal) Mendesak Pemerintah Desa Setempat untuk Berkoordinasi dengan Pemerintah Dearah Bima. Menurut Formal, Dampak Dari tidak adanya Signal tersebut sangatlah besar. Salah satunya adalah pelayanan informasi dan Komunikasi terhadap publik. Bahwa, setiap warga negara berhak mendapatkan dan menyebarluakan informasi serta berkomunikasi secara baik dengan orang lain. Kamis, (19/10/17).

"Bagaimana mungkin masyarakat bisa berkembang jika komunikasi dan informasinya terhambat karna tidak adanya Signal" ujar Afril ketua Formal kepada indikator Bima.

Masyarakat Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima, khususnya Warga Desa Kaboro dan Desa Sambori lama masih sangat kesulitan mendapatkan Signal/Jaringan Hampir di Semua Operator. Telkomsel pun masih sulit didapatkan. Sebagian besar warga Desa Kaboro dan Sambori harus mendaki Gunung jika ingin mendapatkan informasi dan melakukan komunikasi dengan orang lain.

"Kebanyakan warga harus mendaki gunung hanya untuk mencari dan mendapatkan signal, Khususnya Desa Kaboro dan Sambori" kata Afril.

"Warga Lambitu Butuh Signal, perhatian semua pihak terutama pemerintah daerah Bima dalam hal ini pemerintah Desa sangat dibutuhkan" lanjutnya. 

Menurut kawan-kawan Formal, sudah terlalu lama warga Lambitu Khususnya Warga Desa Kaboro dan Sambori lama hidup dalam kemiskinan informasi, gagap teknologi menjadi tak terhindarkan. Sementara kentetuan UUD 1945 menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan kehidupan yang layak, adil dan makmur.

"Apakah warga Desa Sambori dan Kaboro itu bukan bagian dari warga negara Indonesia? Sehingga dipandang sebelah mata seperti itu? Setiap warga negara berhak mendapatkan keadilan dan kehidupan yang layak" tegas Formal.

"Komunikasi dan informasi itu penting untuk menunjang pembangunan, Jangan sampai warga lambitu ketinggal informasi" lanjut kawan-kawan Formal.

Lebih lanjut, Formal menyatakan sikap dan memberikan beberapa rekomendasi kepada pemerintah Desa setempat untuk berkoordinasi dengan pemerintah Daerah Bima. Pemerintah Desa diharapkan segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk membangun Tower Mini.

"Kami mendesak pemerintah Desa Setempat untuk berkoordinasi dengan pemerintah Daerah Bima dan pihak-pihak terkait untuk segera dibangunkan Tower Mini, itu tanggung jawabnya" tegas kawan-kawan Formal melalui Ketua umumnya Afril.

"Jangan Biarkan mereka hidup dalam keadaan tidak memiliki akses komunikasi, mereka punya hak konstitusi" tutup Afril. 

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, Desa Kaboro akan segera dibangunkan tower. Namun hal itu masih pada tahap perencanaan belum ada yang namanya kepastian.

Reporter : Taufiqurrahman