Terkait Dugaan Pungli di Puskesmas Sape, LDK Stisip Mb Kepung Kantor BPJS Bima
Cari Berita

Advertisement

Terkait Dugaan Pungli di Puskesmas Sape, LDK Stisip Mb Kepung Kantor BPJS Bima

Senin, 02 Oktober 2017

puluhan masa aksi dari LDK STISIP MB ketika berorasi di depan kantor BPJS Cabang Bima.
Indikatorbima.com - Puluhan kader Lembaga Dakwah Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik Mbojo Bima (LDK STISIP MB) melakukan aksi demonstrasi di kantor BPJS-JKN Cabang Bima. Aksi tersebut dilakukan terkait adanya dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh Puskesmas (PKM) Sape terhadap peserta BPJS. Senin, (02/10/17).

"Telah terjadi pungli yang dilakukan pihak puskesmas sape, harapan kami semoga masalah cepat di tindak lanjut oleh pihak BPJS" Kata Murtada selaku koordinator aksi.

Dalam orasinya, Murtada mengatakan bahwa, tindakan pungli tersebut terjadi pada penetapan biaya sewa ambulan yang sangat mahal kepada peserta BPJS, ironisnya alasan pihak puskesmas Sape, pungutan itu dilakukan sebagai antisipasi ketika BPJS terlambat membayar ke puskesmas.

"Tindakan pungutan liar yang di lakukan puskesmas Sape berkaitan dengan biaya ambulan sebesar Rp.220.000 s/d Rp.250.000 dengan alasan sebagai jaminan karena pihak BPJS terlambat membayar pada puskesmas" teriaknya.

Sementara itu Miftahul Jannah selaku perwakilan pihak BPJS menyatakan pihaknya sudah menghubungi pihak puskesmas Sape terkait masalah ini. Menurut keterangannya, pihak Puskesmas sudah mengembalikan uang tersebut kepada masyarakat.

"Ya kami sudah menghubungi puskesmas sape dan pihak puskesmas sape katanya sudah mengembalikan uang masyarakat" ungkapnya.

Dalam tuntutannya, masa aksi meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bima agar segera memanggil UPTD Puskesmas Kecamatan Sape, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Sape juga harus di proses secara hukum.

Reporter : Irul Lambu